Left dari Group WA Harus Gunakan Adab!

Sebagai seorang muslim yang menjaga perilaku sopan santun dan tidak menyakiti orang lain, maka jika mau lakukan left (keluar) dari group WhatsApp (WA) harus menggunakan adab. Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: إِذَا انْتَهَى أَحَدُكُمْ إِلَى الْمَجْلِسِ فَلْيُسَلِّمْ فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَقُومَ فَلْيُسَلِّمْ "Jika kalian mendatangi suatu majelis, maka ucapkanlah salam. Jika kalian ingin berdiri meninggalkan majelis maka ucapkan salam" (HR. Ahmad) Imam Ahmad ditanya : إذا جلس رجل إلى قوم يستأذنهم إذا أراد أن يقوم قال : قد فعل ذلك قوم ما أحسنه "Apakah jika seeorang ingin keluar dari majelis, ia meminta izin dahulu? Imam Ahmad menjawab: "Perbuatan ini adalah kebiasan kaum-kaum yang baik" (Adabus Syar'iyah, 1/416) - Minta izin atau berpamitan meninggalkan majelis adalah salah satu adab Islam yang perlu untuk diperhatikan, baik bermajelis dua orang atau lebih dari itu. - Bermajelis di zaman sekarang bukan hanya dalam bentuk berkumpulnya badan secara fisik, namun juga berkumpul secara non-fisik dalam group-group media sosial seperti Whatsapp atau yang lainnya. - Sebelum keluar (left) group pun hendaknya kita berpamitan, izin, permisi atau mohon diri serta mengucapkan salam ketika keluar group. - Atau memberi tahu kepada admin dan/atau anggota group yang lain. Dengan melakukan hal itu, su'udhdhan atau perasaan tidak enak dari anggota majelis (group Line,WA dll) dapat dihindari, dan orang yang meninggalkan group itu meninggalkan kesan yang baik bagi anggota grup lainnya. - Keluar majelis, termasuk keluar group Whatsapp tanpa permisi, tanpa mohon diri/meminta izin, adalah adab yang buruk. - Maka jangan sampai kita memberikan contoh yang buruk pada saudara kita yang lain. llmu Itu Didatangi, Bukan Mendatangi Harun Ar Rasyid meminta Imam Malik untuk datang ke istananya untuk mengajarkan ilmu agama kepada anaknya. Imam Malik pun berkata kepada Harun Ar Rasyid : "Ilmu itu didatangi, bukan mendatangi" Harun Ar Rasyid pun malu terhadap beliau lalu ia akhirnya mengutus anaknya untuk belajar kepada Imam Malik. ILMU (AGAMA) ITU DIDATANGI BUKAN ILMU YANG MENDATANGI Para ulama menjelaskan, العلم يؤتى و لا يأتي “Ilmu (agama) itu didatangi bukan ilmu yang mendatangi” Perbedaan kita sekarang dengan ulama dahulu karenanya dalam berbagai keterbatasan, ilmu mereka berkah Sekarang tiap hari ilmu, nasehat, kisah-kisah motivasi dalam beragama dan ilmu tentang keimanan mendatangi kita, melalui teknologi dan medsos (BBM, WA, Facebook, twitter dll), akan tetapi hati tetap keras, amal tidak bertambah, hati tidak semakin ikhlas bahkan semakin sombong Karenanya hadirilah majelis ilmu datangi ilmu agama dan sumbernya. Karena inilah berkah dalam menuntut ilmu agama dan mencari berkah dari ilmu. Dalam hadits, ﻣَﻦْ ﺳَﻠَﻚَ ﻃَﺮِﻳْﻘﺎً ﻳَﻠْﺘَﻤِﺲُ ﻓِﻴْﻪِ ﻋِﻠْﻤﺎً ﺳَﻬَّﻞَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَﻪُ ﻃَﺮِﻳْﻘﺎً ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya menuju surga.” (HR. Muslim). ***





























