Adaptasi Masa Pandemi Covid-19, BRI Luncurkan 6 Produk Fintech

Jakarta, Obsessionnews.com - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, hingga kini belum ada tanda-tanda kapan akan berakhir. Di masa pandemi Covid-19 ini semua perusahaan termasuk perbankan, dituntut untuk melakukan berbagai terobosan agar tetap bertahan.
Baca juga:
Jokowi Prihatin, Bangsa-bangsa di Dunia Tak Bersatu Lawan Covid-19
FOTO Pabrik Tahu di Tangerang Tetap Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Berkinerja Positif dan Inovatif, BRI Raih Penghargaan The Best Retail Banking in Indonesia
Salah satu perbankan yang melakukan inovasi adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI). Beradaptasi dengan kebutuhan perbankan selama pandemi, BRI berhasil meluncurkan total enam produk fintech online dalam kurun waktu dua minggu hingga dua bulan. Peluncuran produk-produk ini diharapkan bisa mendapatkan pelayanan terbaik tanpa harus mendatangi kantor cabang.
Halaman selanjutnyaEnam fitur fintech yang diluncurkan badan usaha milik negara (BUMN) ini yaitu pertama, platform Kredit Usaha Rakyat (KUR) Digital untuk pengajuan pinjaman secara digital.
Kedua, Ceria Cashout untuk pencairan pinjaman melalui aplikasi yang bekerja sama dengan LinkAja.
Ketiga, BRIBRAIN sebagai teknologi kecerdasan buatan untuk mempercepat proses underwriting dan pencairan pinjaman.
Keempat, fitur Buka Rekening Online bagi calon nasabah untuk membuka rekeningnya tanpa mengharuskan datang ke cabang BRI,.
Kelima, BRIAPI untuk mempermudah proses integrasi layanan keuangan digital dari BRI dengan proses registrasi, yang juga secara digital untuk memudahkan industri mendapatkan layanan perbankan.
Keenam, Pasar.Id sebagai portal untuk mempermudah nasabah berbelanja online dari pedagang pasar tradisional untuk dapat terus meningkatkan pendapatan pedagang pasar di masa pandemi.
Halaman selanjutnyaDirektur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo mengungkapkan, penggarapan dan pengembangan produk digital di masa pandemi ini merupakan langkah yang strategis dan vital dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah. Akibat kelesuan ekonomi, banyak nasabah yang membutuhkan pinjaman untuk memulai usaha kecil atau mempertahankan usahanya.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada April 2020, jumlah akumulasi penyaluran pembiayaan fintech mencapai Rp106 triliun, naik signifikan sebesar 185,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu produk-produk fintech dari BRI akan sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, terutama karena pengajuan pinjaman bisa diakses di mana saja dan kapan saja.
“BRI senantiasa memprioritaskan kebutuhan nasabah, terutama di saat pandemi. Kami meyakini bahwa setiap institusi finansial mampu melakukan eksekusi dan adaptasi dengan cepat, tanpa mengorbankan kualitas," ujar Indra beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, dalam waktu singkat keenam produk baru ini sudah melayani ribuan nasabah. (arh)





























