Demonstrasi Besar di Bangkok Tuntut Perdana Menteri Mundur!!

Demonstrasi Besar di Bangkok Tuntut Perdana Menteri Mundur!!
Demonstrasi besar-besaran terjadi di Bangkok, ibukota Thailand, akhir pekan ini. Unjuk rasa yang menuntut perdana menteri mundur dan ditargetkan jadi demonstrasi terbesar. Para pengunjuk rasa mulai berkumpul di ibu kota Thailand, Bangkok, yang diharapkan penyelenggaranya akan menjadi demonstrasi anti-pemerintah terbesar. https://youtu.be/qHbu-WC0fgM Demonstrasi hampir setiap hari terjadi di Bangkok selama berminggu-minggu dengan menyerukan pengunduran diri perdana menteri. Beberapa orang juga mendesak reformasi monarki, walau desakan ini bearti mendekatkan diri dengan risiko dari undang-undang pencemaran nama baik kerajaan yang ketat di Thailand. https://youtu.be/vl85mNHz6iE Puluhan ribu orang diperkirakan akan hadir dalam protes yang dipimpin mahasiswa pada hari Sabtu (19/9/2020). Para demonstran merencanakan pendudukan simbolis di sebuah taman, di sebelah istana megah yang digunakan untuk upacara kerajaan. Protes sebelumnya, pada pertengahan Agustus, diikuti sekitar 10.000 orang pengunjuk rasa, menurut polisi Thailand. https://youtu.be/mcg6UHH8z0A Namun, penyelenggara demonstrasi kali ini memperkirakan jumlah peserta yang lebih banyak pada akhir pekan. Hingga berita ini diturunkan polisi mengatakan 5.000 orang telah berkumpul, menurut kantor berita Reuters. Gerakan ini menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha - yang mengambil alih kekuasaan dalam kudeta 2014 dan memenangkan pemilihan yang disengketakan tahun lalu - mundur. https://youtu.be/K6ksDjOUOvs Seruan untuk reformasi kerajaan sesungguhnya sangat sensitif di Thailand, kritik terhadap monarki Thailand dapat dihukum dengan hukuman penjara yang lama. Koresponden BBC di Bangkok Jonathan Head mengatakan serangkaian skandal politik dan dampak pandemi virus corona telah menyebabkan meningkatnya ketidakpuasan di negara tersebut. (Red) Sumber: BBC News