Empat Sifat Kepemimpinan Rasulullah yang Harus Ditiru Pemimpin

Empat Sifat Kepemimpinan Rasulullah yang Harus Ditiru Pemimpin
Inilah enpat sifat kepemimpinan Rasulullah yang harus ditiru oleh seorang Pemimpin: "Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya. Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atasnya. Seorang hamba sahaya adalah penjaga harga tuannya dan dia bertanggung jawab atasnya." (HR Bukhari) Keteladanan Sifat-sifat Utama yang harus kita teladani adalah Empat sifat rasul yang sangat mulia, yang harus ditiru dalam berkemimpinan baik pada diri sendiri maupun kepada orang lain : 1. Benar (shiddik). Sifat pertama berbuat shiddik. Bicara benar, berkata betul karena akhlaknya sangat baik. 2. Cerdas (fathonah). Fathonah sifat rasul yang kedua. Akalnya panjang sangat cerdas. Sebagai pemimpin selalu berwibawa. Menyelesaikan masalah dengan tangkas dan bijaksana. 3. Menyampaikan (tablig). Tabligh sifat rasul yang ketiga. Cara dan metodenya agar ditiru. Sasaran pertama adalah keluarga. Lalu berdakwah ke segenap penjuru. 4. Dapat dipercaya (amanah). Yang keempat bersifat amanah. Menyampaikan semua perintah Tuhan. Tidak dikurang tidak ditambah. Wahyu ditulis, dikumpul perlahan. Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir yang diutus Allah SWT untuk menyempurnakan peradaban manusia. Oleh sebab itu semua sifat Rasulullah wajib ditiru. Sebelum maupun sesudah menjadi nabi, Rasulullah berperan dalam berbagai profesi, mulai dari penggembala ternak, pedagang, kepala keluarga, kepala pemerintahan, serta panglima perang. Semua dilaksanakan dengan sukses. Saat memilih pemimpinnya, seringkali manusia lupa merujuk pada sifat-sifat Rasulullah. Menurut ajaran yang kita yakini Setelah orang mengucap syahadat Sifat nabi agar diteladani Kalau tak mau disebut pengkhianat. (Red)