Bicara Rekonsiliasi dengan Israel, Jubir Kemenlu Sudan Dipecat!

Stasiun televisi Al Jazeera mengabarkan, pemerintah Sudan memecat secara resmi juru bicara kementerian luar negeri negara itu setelah menyampaikan statemen bahwa Sudan ingin melakukan rekonsiliasi dengan rezim Zionis Israel. Fars News (19/8/2020) melaporkan, Al Jazeera, Rabu (19/8) mengabarkan, Haidar Badawi Sadiq resmi dipecat setelah menyampaikan statemen yang mendukung pemulihan hubungan negaranya dengan Israel. Sementara situs stasiun televisi Sky News menulis, Jubir Kemenlu Sudan dipecat, dan dipindahkan ke instansi lain. Kantor berita Anadolu menulis, setelah dipecat, Jubir Kemenlu Sudan dalam pesannya untuk Ketua Dewan Transisi Sudan Abdul Fattah Al Burhan, dan Perdana Menteri Sudan Abdullah Hamdok mengatakan, hormatilah rakyat kalian sendiri, dan ungkaplah ke publik soal hubungan di balik layar Sudan dengan Israel. Dalam wawancara dengan Sky News, Badawi Sadiq mengatakan, tidak ada alasan untuk memperpanjang permusuhan antara Sudan dan Israel, kami menanti penandatanganan kesepakatan damai dengan Israel berdasarkan kepentingan Sudan. Reaksi PM Israel Perdana Menteri rezim Zionis Israel, Selasa (18/8/2020) menyambut baik keinginan Sudan untuk melakukan rekonsiliasi dengan Tel Aviv. Fars News (18/8) melaporkan, Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel, Sudan, dan seluruh kawasan akan diuntungkan oleh kesepakatan damai. Kita akan membangun masa depan yang lebih baik. Kami akan melakukan apapun untuk mengubah visi ini menjadi kenyataan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Sudan dalam wawancara dengan Sky News mengatakan, Israel dan Sudan akan diuntungkan oleh kesepakatan damai ini. Haidar Badawi Sadiq menuturkan, kami tengah mengkaji kesepakatan semacam ini dengan memperhatikan kepentingan Sudan, dan tanpa mengesampingkan nilai serta prinsip-prinsip yang kami pegang. Ia menambahkan, langkah Uni Emirat Arab yang mengumumkan secara terbuka hubungannya dengan Israel patut dipuji. Badawi Sadiq menegaskan, langkah UEA menandatangani kesepakatan dengan Israel adalah langkah berani yang memuluskan jalan bagi negara-negara Dunia Arab. Kemenlu Sudan berkeinginan untuk mencapai kesepakatan yang sama dengan Israel. (ParsToday/Red)





























