Brand Awareness, Suatu Upaya Membangun Brand Recall

Oleh: Dewi Tenty Septi Artiany, Notaris dan Pemerhati Koperasi Brand awareness adalah kemampuan konsumen dan calon konsumen dalam mengenali merek suatu produk baik barang maupun jasa. Brand awareness sangat diperlukan oleh para produsen, karena dari sinilah proses terbentuknya suatu pangsa pasar berbasis konsumen. Brand awareness yang kuat merupakan suatu kunci bagi produsen agar bisa unggul dalam persaingan usaha. Karena konsumen cenderung memilih produk (barang/ jasa ) dari brand yang sudah dikenalnya, inilah yang menjadi faktor penting supaya penjualan semakin meningkat. Untuk membangun suatu brand awareness diperlukan promosi. Promosi suatu produk memiliki peran penting untuk menimbulkan kesan bagi masyarakat dan menjadikan brand awareness semakin kuat. Dan pada akhirnya dapat terbentuk suatu hubungan emosional antara masyarakat sebagai pembeli dengan hal-hal yang dapat diunggulkan dalam sebuah brand. Hubungan emosional yang timbul karena brand awareness akan membuat masyarakat memilih produk tertentu saat dihadapkan pada banyak pilihan produk sejenis. Inilah yang menyebabkan masyarakat/konsumen menjadi loyal terhadap suatu produk dengan terus-menerus membeli produk tersebut. Intinya adalah adanya unsur kepercayaan atau trust terhadap brand tersebut.Dengan kata lain _”trust menimbulkan loyalitas”_ Halaman selanjutnyaPentingnya Menjaga Brand Awareness Kepercayaan masyarakat sebagai konsumen sering kali tercedarai oleh ulah dari produsen yang tidak menjaga mutu dari produknya (barang/jasa). Hal ini menimbulkan efek “kapok” untuk membeli kembali produk dari brand yang sudah dianggap tidak bisa menjaga kualitas mutunya. Oleh karena itu menjaga mutu merupakan hal terpenting dalam brand awareness. Khususnya dalam penggunaan merek kolektif atau one brand, di mana suatu brand dipakai untuk beberapa produk atau oleh beberapa produsen, menjaga produk agar tetap memiliki mutu yang dipercaya oleh masyarakat sebagai konsumen menjadi suatu keharusan. Karena ibarat kata pepatah nila setitik rusak susu sebelanga. Kelalaian atau kekuranghatihatian dari satu anggota pemakai one brand (merek kolektif) dapat mencedarai kepercayaan dari masyarakat. Halaman selanjutnyaPenggunaan Brand umkmalumni sebagai Merek Bersama Umkmalumni sebagai suatu brand dianggap menjadi identitas atau ciri khas dari produk-produk yang dihasilkan oleh alumni Unpad yang berkegiatan UMKM. Identitas yang mencerminkan suatu tempat belajar yang sama yaitu Universitas Padjadjaran. Hubungan emosional yang terbangun tidak hanya dari sesama pelaku UMKM yang berkumpul dalam wadah umkmalumni, juga hubungan emosional dengan konsumen, yang membeli produk dengan berbagai alasan;karena ada kenangan, perkawanan, solidaritas, atau alasan lain yang menguntungkan produsen. Keuntungan dari adanya solidaritas dan emosional itu seharusnya menjadi nilai tambah bagi para produsen umkmalumni;untuk dapat memasarkan produknya lebih mudah kepada sesama alumni (kawan alumni, kerabat alumni, dan sebagainya). Nilai tambah dan kemudahan itu harus dijaga sedikian rupa oleh para anggota umkmalumni supaya menimbulkan brand awareness terhadap produk-produk umkmalumni. Dengan menjaga brand awareness ke depan sangat dimungkinkan umkmalumni menjadi brand recall yaitu ”suatu brand yang mampu membuat pelanggan untuk mengingat nama sebuah brand dari memori mereka secara cepat berdasarkan kategori produk” Contohnya jika konsumen mendengar kata " air mineral" maka langsung dapat memikirkan suatu nama brand tertentu. Halaman selanjutnya Brand recall menunjukkan ada hubungan yang kuat antara kategori produk dan merek yang juga dapat menimbulkan loyalitas dari konsumen. Umkmalumni sudah mulai dikenal. Yuk kita jaga brand awareness-nya sehingga dapat menjadi brand recall bagi produk-produknya di masyarakat. Agustus 2020





























