Ini Cara Mengatasi Kecemasan di Masa Normal Baru

Jakarta, Obsessionnews.com – Akhir-akhir ini kita semakin sering mendengar istilah new normalatau normal baru. Tanpa disadari tingkat kewaspadaan kita saat beraktivitas di luar rumah ikut meningkat. Akibatnya kecemasan berlebih pun terpicu sebagai salah satu bentuk gangguan fungsi kognitif. Baca juga:Kemenparekraf Ajak Pelaku Pariwisata Ciptakan Ide Baru Hadapi Era New NormalKemenparekraf Dorong Pelaku Kuliner untuk Cepat Beradaptasi di Masa Normal BaruIni Tantangan Bisnis Dunia Desain Komunikasi di Era Normal Baru Fungsi kognitif manusia dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti kondisi lingkungan, dan faktor internal seperti kondisi dalam tubuh. Jika kondisi tubuh terganggu, seperti dehidrasi dapat memperparah tingkat kecemasan seseorang. Hal ini tentu berdampak negatif pada kualitas hidup mereka. Menurut sebuah studi dehidrasi dapat mengganggu fungsi kognitif dan memengaruhi suasana hati (mood) seseorang. Padahal fungsi kognitif memegang peranan penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat, dan merasakan emosi. Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG) Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK mengatakan, 75% otak manusia terdiri dari air. Apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2% saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak. “Akibat dari fungsi kognitif dan mood yang terganggu, seseorang akan merasa konsentrasinya menurun, mudah mengantuk dan lelah, serta lebih mudah cemas dan tegang,” ujar Diana yang dikutip obsessionnews.com dari womensobsession.com. Oleh karena itu dia menekankan pentingnya memperhatikan frekuensi minum air demi menjaga kelancaran fungsi otak dan memelihara kesehatan tubuh. “Faktanya 28% orang dewasa dan 21-22% anak serta remaja di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan hidrasi mereka. Meski kebutuhan hidrasi setiap orang bervariasi tergantung pada banyak faktor, namun orang dewasa sehat dan aktif pada umumnya membutuhkan sekitar 2 liter air setiap harinya;dan secara sederhana kita dapat memenuhinya dengan 4 botol air mineral ukuran 600 ml. Untuk memastikan aliran nutrisi dan hidrasi yang cukup guna menjaga fungsi fisiologis tubuh, sebaiknya kita mengawali dan mengakhiri hari dengan minum air. Minumlah air secara berkala dan sebelum gejala dehidrasi muncul, seperti rasa haus,” katanya. Halaman selanjutnya Sementara itu praktisi Mindfulness dan Emotional Healing Adjie Santosoputro turut menyampaikan pentingnya untuk menyeimbangkan asupan air dan nutrisi, serta mengelola pikiran dengan baik untuk mengurangi rasa cemas berlebihan. “Pada prinsipnya, sebelum mengolah jiwa, kita tentu perlu memenuhi semua kebutuhan dasar fisik terlebih dahulu. Jika tubuh mengalami ketidakseimbangan, seperti dehidrasi, maka kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kondisi emosional tentu terganggu,” ungkapnya. Salah satu cara mengatasi kecemasan adalah dengan memahami konsep mindfulness, yaitu melatih pikiran agar sadar secara penuh dan hadir secara utuh di sini-kini. Tubuh di sini, pikiran juga beristirahat di sini, bukan mengembara ke masa depan. “Menjadi mindful akan membantu kita tidak hanya meningkatkan fokus pikiran dan menjaga emosi, tapi juga menciptakan hidup yang lebih bahagia dan tenang,” ujar Adjie. https://www.youtube.com/watch?time_continue=12&v=T9005FXvDdI&feature=emb_logo Mengingat pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan raga, terutama di masa normal baru ini, Danone-AQUA berkomitmen untuk selalu menyediakan air minum berkualitas dari sumber yang terlindungi bagi masyarakat Indonesia. “Sebagai perusahaan yang percaya pentingnya menyebarkan kebaikan, kami ingin terus mengingatkan masyarakat untuk selalu memenuhi kebutuhan hidrasi sehat harian agar mengurangi risiko dehidrasi yang bisa memengaruhi tingkat kecemasan,” tutur Danone-AQUABrand Director Intan Ayu Kartika. (Women’s Obsession/Nur A/red)





























