Benarkah Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Cek Faktanya

Benarkah Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Cek Faktanya
Jakarta, Obsessionnews.com - Banyak rumur atau kabar yang menyebut virus corona bisa menular melalui udara. Bahkan virus itu mampu bertahan dua jam di udara. Namun apakah informasi benar, berikut cek faktnya. Organisasi kesehatan dunia (WHO) juga mengatakan virus yang menyebabkan COVID-19 tampaknya tidak bertahan di udara atau mampu menyebar melalui udara dalam jarak lebih dari sekitar 3 kaki. Apakah benar? Seorang ahli dalam penularan virus mengatakan terlalu dini untuk mengetahui bahwa penyebaran virus tidak melalui udara. "Saya pikir WHO tidak bertanggung jawab dalam memberikan informasi itu. Informasi yang salah ini berbahaya," kata Dr. Donald Milton, ahli aerobiologi penyakit menular di School of Public Health University of Maryland dikutip dari www.npr.org, Senin (30/3/2020). Penularan melalui udara juga “masuk akal,” menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi cetak dalam Jurnal Kedokteran New England yang diulas dari para ilmuwan di Universitas Princeton, UCLA dan National Institutes of Health. Para peneliti menyimpulkan bahwa virus itu dapat tetap di udara selama "hingga 3 jam pasca aerosolisasi." Para ilmuwan menemukan bahwa SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan penyakit baru COVID-19, dapat terdeteksi di udara hingga tiga jam, hingga empat jam pada tembaga, hingga 24 jam pada karton, dan hingga dua hingga tiga hari di plastik dan stainless steel. Dikutip dari www.marketwatch.com,karena alasan itu, pemerintah merekomendasikan untuk mencuci tangan, membersihkan permukaan yang telah atau akan disentuh seperti permukaan handphone, dan “menjaga jarak” di ruang publik. Dianjurkan agar Anda tetap setidaknya enam kaki berjauhan dari orang lain, terutama di dalam ruangan, kata para ahli. (Albar)