Dirawat, 87 Warga DKI dalam Pengawasan Corona

Dirawat, 87 Warga DKI dalam Pengawasan Corona
Jakarta, Obsessionnews.com - Jumlah orang yang terserang virus corono di Indonesia terus bertambah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat ada 87 jumlah pasien yang masih dirawat dan status dalam pengawasan corona atau COVID-19. Data yang diunggah di situs corona.jakarta.go.id pada Selasa, (10/3/2020) menyebut jumlah orang yang telah bebas dari status pengawasan adalah 79 orang. Sehari sebelumnya, jumlah orang yang telah bebas dari pengawasan karena dianggap sehat mencapai 54 orang. Selain orang dalam status pengawasan virus corona, hingga petang kemarin masih ada 68 orang dalam status pemantauan. Sedangkan 310 orang lain telah bebas dari pemantauan dan dinyatakan sehat. Sehari sebelumnya jumlah penduduk berstatus dalam pemantauan COVID-19 mencapai 94 orang dan yang telah bebas pemantauan 262 orang. Tim Tanggap COVID-19 DKI menyatakan pemerintah telah menyiapkan 125 kamar isolasi di delapan rumah sakit untuk merawat pasien yang tertular virus corona. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Ani Ruspitawati mengatakan dari delapan rumah sakit itu, lima di antaranya merupakan rumah sakit rujukan baru. "Kami menyiapkan delapan rumah sakit rujukan yang akan menjadi rujukan kasus Covid-19," kata Ani di Balai Kota DKI, Selasa (10/3). Delapan rumah sakit rujukan untuk menangani virus corona, yakni RSPI Sulianti Saroso, RSPAD Gatot Soebroto, RSUP Persahabatan, RSUP Fatmawati, RSU Bhayangkara, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, dan RSUD Pasar Minggu. Dari delapan rumah sakit tersebut lima yang baru ditunjuk untuk menjadi rumah sakit rujukan pasien virus corona atau COVID-19 adalah RSUP Fatmawati, RSU Bhayangkara, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng, dan RSUD Pasar Minggu. "Sebenarnya setiap rumah sakit di DKI telah mempunyai ruang isolasi. Tapi yang ditunjuk baru delapan rumah sakit itu." (Albar)