Apakah ini Penyebab Ambruknya Ruko di Palmerah?

Apakah ini Penyebab Ambruknya Ruko di Palmerah?
Jakarta, Obsessionnews.com- Bangunan rumah Toko (Ruko) lima lantai yang dipergunakan sebagai mini market di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020) roboh. Kondisi gedung yang roboh tersebut dari lantai teratas sampai lantai kedua. Sedangkan lantai dasar gedung yang dijadikan minimarket terlihat tidak hancur sepenuhnya. Beberapa kendaraan tampak tertimpa reruntuhan. Reruntuhan bangunan tersebut sudah diisolir oleh anggota kepolisian setempat. Petugas pemadam kebakaran melakukan evakuasi terhadap penghuni gedung. Hingga saat ini, penyebab robohnya gedung tersebut belum diketahui. Namun salah satu warga Agus mulyana menceritakan detik-detik kejadian sebuah ruko roboh di Jalan Katamso tersebut. Dia mengatakan, awalnya hanya sebagian serpihan kaca yang berjatuh saat dirinya melintasi samping bangunan supemarket tersebut. Kemudian, ketika dia hendak memindahkan motornya perlahan-lahan bangunan beton berjatuhan dan dirinya lari untuk menjauh area tersebut. "Memang setiap hari lewat belakang Alfa. Pas di pinggir samping Alfa orang-orang pada ngeliatin ke atas. Kaca roboh sedikit langsung betonnya," kata Agus di lokasi. Sementara di belakang dia terdapat satu pengemudi ojek online dan penumpangnya yang sempat kejatuhan beton-beton. Akibatnya, dari pengemudi danĀ  penumpang mengalami luka berat seperti patah tulang. "Gojek itu di belakang saya, ketiban puing-puing sama penumpang cewe mau masuk sama dengan saya ke gang itu," ungkapnya. Akibat kejadian tersebut, Agus mengalami luka-luka di bagian telapak kaki dan jari tangannya karena tertipa puing kaca. Sementara itu, sebelum ambruknya ruko di wilayah Slipi ini, terdapat sejumlah kasus bangunan ruko ambruk di Indonesia. Rata-rata ambruknya ruko tersebut dikarenakan bangunan kontruksi yang tidak sesuai aturan. Misalnya seperti robohnya sebuah kafe yang sedang direnovasi di Jalan Ring Road, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara, pada Senin (8/4/2019). Kafe tersebut roboh sekitar pukul 18.30 WIB dan mengakibatkan seorang pemuda terluka. Menurut pengawas proyek Bayu, bangunan ini sedang direnovasi dari awalnya dua lantai, akan ditambah menjadi lima lantai. Namun, baru dua lantai yang sudah dibangun, ruko ini ambruk. Sementara itu, sejumlah pihak menduga penyebab robohnya kafe tersebut karena salah konstruksi. Kasus yang lain, yakni ambruknya bangunan ruko tiga lantai di Jalan Cendrawasih RT 17, Samarinda, Kalimantan Timur. Ambruknya bangunan ini diduga terjadi karena konstruksi bangunan yang tidak kuat. Konstruksi dinilai tidak kuat menyangga beban setelah pengecoran. Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Fajar Setiawan mengatakan, pembangunan ruko tiga lantai itu memasuki tahap pengecoran lantai ketiga sebelum akhirnya ambruk pada Selasa (2/6/2014) pukul 06.25. Pengecoran telah berlangsung sejak pukul 02.00. "Semalam baru saja ngecor lantai ketiga menggunakan alat berat. Kondisi alam juga terang. Kemungkinan konstruksi tidak kuat, maka ambruk, menimpa pekerja yang ada di bagian bawah," katanya. (Poy)