JMI Jadi Kanal Informasi Pemerintah

JMI Jadi Kanal Informasi Pemerintah
Jakarta, Obsessionnews.com - Berawal menjadi relawan salah satu pasangan capres dan cawapres, kini Jiwa Muda Indonesia (JMI) menjadi kanal informasi bagi generasi muda atau kaum milenial dalam memberitahukan kinerja pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI Jokowi-KH Ma’ruf Amin, agar generasi muda mendapatkan informasi yang sebenarnya tentang kinerja pemerintah. Di bilangan Jl Solo, Menteng, Jakarta Pusat Tim obsessionnews.com mencoba untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai JMI ini. Dari hasil wawancara, Ketua Umum JMI Nike Supit mengatakan, JMI merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak untuk melengkapi anak-anak muda Indonesia menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia unggul sesuai dengan visi misi presiden Jokowi-Ma’ruf. “Kita, JMI berharap dapat memberikan nilai-nilai positif dengan cara memberikan pelatihan, vokasi, lalu terhubung dengan lembaga-lembaga untuk membuat pelatihan-pelatihan tersebut, dan kita juga memberikan evaluasi terhadap kinerja pemerintah,” ujar Nike kepada obsessionnews.com beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan, awal mula terbentuknya JMI ini sebagai volunteer di salah satu Paslon pada Pilpres yang lalu. Salah satu kerjanya pada saat-saat melakukan kampanye paslon, yakni membuat berita atau konten yang positif . Sebab JMI sendiri telah memiliki pakem yang kuat untuk tidak boleh menyerang kubu lawan saat pertarungan Pilpres tersebut. “Jadi kita sebagai milenial, merasa bahwa demokrasi ini harus bisa berbeda. Karena demokrasi seharusnya menjadi sebuah pesta, bukannya untuk ribut- ribut,” beber perempuan cantik ini. Namun pada kenyataannya banyak oknum yang membuat demokrasi Indonesia tercoreng dengan adanya berita-berita yang negatif. “Nah JMI ada dan hadir dengan cara yang berbeda. Jadi kita  melakukan kampanye-kampanye positif, memberitakan hal-hal yang positif. Setelah kampanyenya selesai dan sudah ada pemenang kita berubah nama menjadi Jiwa Muda Indonesia,” ungkap Nike. Tentu saja, untuk menanggulangi hal tersebut, JMI membutuhkan program-program ke depannya, dengan cara membuat vokasi-vokasi untuk anak muda. Dengan begitu, generasi milenial siap menghadapi era yang saat ini sedang berlangsung, yakni era digital. “Di era digital mereka harus siap dengan hal-hal yang mungkin sekarang belum banyak diajarkan di sekolah, kampus, nah kita buat vokasinya,” beber Nike. Oleh karena itu, JMI kini dipercaya oleh pemerintahan Jokowi menjadi jembatan antara kaum milenial dengan pemerintah soal informasi kinerja pemerintah saat ini.  “Jadi kemarin kita juga sempat dimintai tolong tim kecil jubir presiden, untuk menjadi kanal informasi anak-anak milenial, agar milenial ini tidak anti terhadap berita-berita tentang kinerja pemerintah," ucapnya. Sebab sekarang ini tak sedikit media diduga membuat berita-berita tentang kinerja pemerintah yang di 'Plintir'.  “Jadi kita di jadikan kanal untuk informasi-informasi yang menarik, terkait dengan kinerja pemerintah,” ungkapnya. Selain itu, JMI juga mempunyai visi dan misi dalam menjalankan tugasnya. Seperti diketahui, visi dan misi JMI adalah menjadi organisasi yang memperlengkapi sumber daya manusia Indonesia di berbagai bidang agar memiliki kemampuan terbaik, yang terampil dan dapat bersaing. Sedangkan misi JMI adalah mengadakan pendidikan, pelatihan, pembinaan dalam bidang vokasi. Lalu melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, melakukan evaluasi terhadap perkembangan pendidikan vokasi, dan mengkoneksikan anggota JMI yang menggeluti berbagai bidang untuk dapat bekerja sama membangun Indonesia Maju. Hal senada dikatakan oleh Pembina JMI Gino Latief. Dia mengaku, potensi kepemudaan yang di miliki oleh JMI sangat besar. Untuk itu, sesuai dengan misinya, yakni jangan JMI mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk melihat bad news atau berita buruk saja. “Tetapi bagaimana kita bisa mengangkat kepercayaan diri, bukan masyarakat saja tetapi juga generasi muda kita,” tambah Gino. Dengan begitu, keberadaan JMI dimasyarakat dapat diterima dengan baik. Sebab JMI terlibat di dalam pemberitaan dan mengerti oleh hal-hal yang dilakukan pemerintah saat ini dan pemerintah mendukung kehadiran generasi pemuda ini untuk kemajuan generasi ke depan nanti. Dipercaya oleh pemerintah Jokowi berawal dari JMI yang diminta oleh Fadjroel Rahman selaku Juru Bicara Presiden Jokowi untuk bertemu. Dari pertemuan tersebut, JMI diminta untuk menjadi kanal informasi yang terdepan, tercepat, dan paling benar. Karena menurut JMI sendiri banyak sekali berita-berita tentang pemerintah yang diduga di ‘Plintir’. Seperti kanal beritanya yang semulanya A menjadi A+. Nah pemerintah melihat bahwa JMI selalu mengedepankan berita-berita yang benar, sehingga JMI dipercaya untuk menjadi kanal informasi kinerja pemerintah, mengekspose kinerja menteri-menteri, kabinet Indonesia Maju, dan JMI ingin mengajak anak-anak muda di Indonesia tentunya juga ikut berkontribusi dengan jiwa muda Indonesia untuk menginformasikan kinerja pemerintah saat ini. (Poy)