City Tour Jadi 'Treatment' Promosi yang Ideal untuk Tanjungpinang

City Tour Jadi 'Treatment' Promosi yang Ideal untuk Tanjungpinang
Jakarta, Obsessionnews.com - Setelah pembukaan Festival Bahari Kepri 2019, peserta Wonderful Sail to Indonesia 2019 diajak mengeksplorasi berbagai destinasi di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) dalam city tour yang berlangsung pada Rabu (6/11/2019). Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar mengatakan, city tour menjadi salah satu strategi promosi untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kota Tanjungpinang dan Kepulauan Riau pada umumnya kepada wisatawan mancanegara. Baca juga: FBK 2019 Jadi Media Branding yang Efektif Tarik Wisman ke Indonesia "Melalui city tour, kami yakin promosi destinasi di Tanjungpinang semakin naik. Popularitasnya semakin tinggi dengan potensi arus kunjungan wisman yang bagus. Sebab, para peserta city tour akan ikut mem-branding setiap spot yang dikunjungi,” ujar Buralimar dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Jumat (8/11). [caption id="attachment_295787" align="alignnone" width="640"]Peserta Wonderful Sail to Indonesia 2019 dalam city tour ke Tanjungpinang. (Foto: Dok Kemenparekraf)[/caption] City tour dimulai dengan mengunjungi Vihara Avalokitesvara Graha, Tanjungpinang, yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di ASEAN. Di vihara ini terdapat patung Dewi Kwan Im setinggi 16,8 Meter berlapis emas 22 karat dengan berat total 40 ton. Selanjutnya para peserta menuju ke Klenteng Tao Sa Kong, Senggarang, Tanjungpinang. Destinasi ini menawarkan keunikan Klenteng berusia 208 tahun yang kondisinya terlilit akar Pohon Ara atau Beringin. Tak hanya itu, peserta juga diajak berkunjung ke Pulau Penyengat yang merupakan suaka beragam budaya Melayu. Destinasi ini merupakan pusat Kerajaan Riau-Lingga-Johor-Pahang. Imperium Melayu tersebut berkuasa selama 120 tahun dan kini artefaknya masih bisa dinikmati secara utuh. Sementara itu Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenparekraf Esthy Reko Astuty mengatakan,  City tour ini memang menjadi treatment promosi yang ideal untuk Tanjungpinang. Sebab, jaringan para yachter (pengguna kapal ringan yang didorong oleh layar) ini kuat di mancanegara. “Tanjungpinang adalah destinasi menarik untuk berlibur. Dan, liburan ke Tanjungpinang belum lengkap kalau tidak berkunjung ke Pulau Penyengat,” ujar Esthy. Untuk diketahui, peserta 'Wonderful Sail to Indonesia 2019' yang bersandar di Tanjungpinang terdiri dari 20 yacht asal 16 negara. Diantaranya dari Australia, Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Belanda, Jerman dan New Zealand. (Poy)