Dua Minggu Didemo Rakyat, PM Lebanon Mundur!

Perdana Menteri (PM) Lebanon, Saad Hariri atas kesadaran sendiri mengundurkan diri, setelah berlangsung aksi demonstrasi besar-besaran dalam dua minggu terakhir. Unjuk rasa pada mulanya dilakukan untuk menentang rencana memajaki telepon WhatsApp yang sekarang sudah dibatalkan. Protes kemudian meluas, menyasar korupsi politik dan masalah ekonomi. Tingkat utang Lebanon adalah salah satu yang tertinggi di dunia. Saad Hariri untuk kedua kalinya sejak meletusnya aksi demo di Lebanon pada Selasa (29/10), menghadapi aksi demo dengan jiwa besar. Seperti dilansir Iranpress, Hariri mengatakan dirinya senantiasa berusaha untuk melindungi negara dari bahaya. Namun hari ini, jalan menemui kebuntuan dan akan menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden Michel Aoun. https://www.youtube.com/watch?v=Fyx7RBVaW28 Menghadapi aksi demo rakyat, maka PM Lebanon lewat pidato televisi mengatakan dirinya akan mengajukan pengunduran dirinya dan pemerintah ke Presiden Michel Aoun. Hariri mengaku, Lebanon mengalami kebuntunan dan perlu langkah terobosan untuk mengakhiri krisis. “Selama 13 hari, warga Lebanon menunggu sebuah keputusan bagi jalan keluar politik untuk menghentikan memburuknya keadaan. Dan saya sudah mencoba, untuk menemukan jalan keluar, dengan mendengarkan suara masyarakat," ucap Hariri lugas. "Kami ternyata harus mengambil langkah yang mengejutkan untuk mengatasi krisis," lanjutnya. https://www.youtube.com/watch?v=kPMJZvxsiNQ BBC melaporkan, banyak anggota masyarakat yang sudah lelah terhadap kebuntuan ekonomi, korupsi yang meluas dan buruknya sarana umum. Keadaan ini akan membuat Barat waspada. Sebelumnya Lebanon dipandang sebagai daerah yang stabil di Timur Tengah yang bergolak. Kesepakatan berbagi kekuasaan yang mengakhiri perang saudara 30 tahun lalu menciptakan perdamaian, tetapi ternyata hal ini gagal menghentikan memburuknya krisis ekonomi. Saad Hariri Desember 2016 ditunjuk sebagai perdana menteri. Hariri pada November 2017 ketika disandera Arab Saudi, mengumumkan pengunduran dirinya, namun setelah keluar dari Riyadh ia membatalkan pengunduran dirinya. Setelah pemilu parlemen Mei 2018, Hariri kembali dicalonkan sebagai perdana menteri untuk membentuk kabinet. Dan kini setelah 17 bulan dan menyusul aksi demo warga, ia mengundurkan diri. Lebanon sejak 17 Oktober hingga kini dilanda aksi demo warga memprotes kondisi pajak dan krisis ekonomi. (*/Red)





























