Pria 'Tidur Sambil Berjalan' Perkosa Gadis, Bebas Hukum!

Seorang pria Inggris dinyatakan tidak bersalah dalam gugatan serangan seksual lantaran mengidap kebiasaan tidur sambil berjalan sejak kanak-kanak. Para juri pengadilan di Yorkshire, Inggris, memutuskan Dale Kelly tidur sambil berjalan ke kamar dan menyentuh kekasih temannya secara intim. Pengacara Kelly berdalih bahwa pria berusia 21 tahun itu tidak tahu apa yang terjadi karena dalam keadaan tidur saat insiden berlangsung. Dalam pemaparan di ruang sidang, Kelly diketahui mengunjungi sebuah klab malam bersama teman dan kekasih sang teman. Selanjutnya mereka bertiga pulang ke sebuah rumah di Yorkshire Utara menggunakan taksi pada 17 April. Kelly tertidur di dalam taksi dan begitu sampai rumah dia langsung ke ranjang. Sekitar satu jam kemudian, teman dan kekasih sang teman terbangun dari tidur di kamar mereka dan menemukan Kelly berada di ranjang mereka. Perempuan tersebut meyakini Kelly telah menyerangnya secara seksual. Dia kemudian menghubungi polisi. [caption id="attachment_289066" align="alignnone" width="640"]
Dale Kelly tidur sambil berjalan ke kamar teman dan kekasih sang teman. (BBC)[/caption] Kelly, sebagaimana dipaparkan dalam persidangan, mengalami parasomnia sejak kanak-kanak. Sejumlah pakar mengatakan "kemungkinan" atau "boleh jadi" Kelly mengidap gangguan tidur saat dugaan serangan seksual berlangsung. Akan tetapi, mereka tidak bisa memastikan. Panel juri lantas berunding selama lebih dari dua jam untuk kemudian memutuskan Kelly melakukan serangan seksual, namun mengidap parasomnia saat peristiwa terjadi. Artinya, Kelly tidak bisa dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya. Hakim Simon Hickey menilai kasus ini "tidak biasa" sehingga vonis akan tergantung pada perintah rumah sakit, yakni pengawasan atau pembebasan sepenuhnya. Hickey mengatakan para dokter dalam kasus ini menyakin "gangguan mental" Kelly bisa ditangani dan perlu penanganan. "Saat ini saya bergantung pada perintah rumah sakit, namun saya akan menunggu untuk mendengar pendapat para pakar," tambah Hickey. Kelly lalu dibebaskan dengan syarat. Adapun sidang vonis akan berlangsung pada 23 September mendatang. [caption id="attachment_289068" align="alignnone" width="640"]
ilustrasi tidur berjalan[/caption] Penyakit Tidur Berjalan Sleepwalking atau somnabulisme adalah penyakit yang menyebabkan seseorang bangun dan berjalan saat sedang tidur. Paling umum terjadi pada anak antara usia 8 dan 12 tahun. Pengidap gangguan tidur berjalan akan diberikan resep oleh dokter berupa estazolam, clonazepam, dan trazodone. Berdasarkan penelitian, tidur sambil berjalan ini terjadi karena adanya kerusakan gen pada kromosom 20. Selain itu, penyakit ini antara lain bisa disebabkan karena kurang tidur, jadwal tidur yang tidak teratur, demam, stres, kekurangan magnesium, dan keracunan alkohol bisa memicu penyakit tidur berjalan. Tidur berjalan cukup membahayakan sebenarnya. Sebab, mereka yang mengalaminya, dapat melakukan berbagai hal yang tidak terduga. Ini bisa membahayakan diri sendiri dan orang yang ada di sekitarnya. Apalagi kalau menyalahkan api di rumah. Misalnya saja, ada yang tidur sambil berjalan dan kemudian dengan sendirinya keluar rumah , bahkan menyeberang jalan raya. Kita juga sebaiknya tidak membangunkan orang yang sedang tidur sambil berjalan. Sebab, ketika dibangunkan, mereka akan merasa kebingungan atau ketakutan. Saat sadar, penderita gangguan ini tidak akan mengingat apapun yang telah dilakukannya saat tidur sambil berjalan. Untuk mengatasinya, jika melihat orang yang tidur berjalan, kita bisa menuntun mereka kembali ke tempat tidur agar bisa tidur dengan baik. (*/BBC Magazine/Red)
Dale Kelly tidur sambil berjalan ke kamar teman dan kekasih sang teman. (BBC)[/caption] Kelly, sebagaimana dipaparkan dalam persidangan, mengalami parasomnia sejak kanak-kanak. Sejumlah pakar mengatakan "kemungkinan" atau "boleh jadi" Kelly mengidap gangguan tidur saat dugaan serangan seksual berlangsung. Akan tetapi, mereka tidak bisa memastikan. Panel juri lantas berunding selama lebih dari dua jam untuk kemudian memutuskan Kelly melakukan serangan seksual, namun mengidap parasomnia saat peristiwa terjadi. Artinya, Kelly tidak bisa dimintai pertanggungjawaban atas tindakannya. Hakim Simon Hickey menilai kasus ini "tidak biasa" sehingga vonis akan tergantung pada perintah rumah sakit, yakni pengawasan atau pembebasan sepenuhnya. Hickey mengatakan para dokter dalam kasus ini menyakin "gangguan mental" Kelly bisa ditangani dan perlu penanganan. "Saat ini saya bergantung pada perintah rumah sakit, namun saya akan menunggu untuk mendengar pendapat para pakar," tambah Hickey. Kelly lalu dibebaskan dengan syarat. Adapun sidang vonis akan berlangsung pada 23 September mendatang. [caption id="attachment_289068" align="alignnone" width="640"]
ilustrasi tidur berjalan[/caption] Penyakit Tidur Berjalan Sleepwalking atau somnabulisme adalah penyakit yang menyebabkan seseorang bangun dan berjalan saat sedang tidur. Paling umum terjadi pada anak antara usia 8 dan 12 tahun. Pengidap gangguan tidur berjalan akan diberikan resep oleh dokter berupa estazolam, clonazepam, dan trazodone. Berdasarkan penelitian, tidur sambil berjalan ini terjadi karena adanya kerusakan gen pada kromosom 20. Selain itu, penyakit ini antara lain bisa disebabkan karena kurang tidur, jadwal tidur yang tidak teratur, demam, stres, kekurangan magnesium, dan keracunan alkohol bisa memicu penyakit tidur berjalan. Tidur berjalan cukup membahayakan sebenarnya. Sebab, mereka yang mengalaminya, dapat melakukan berbagai hal yang tidak terduga. Ini bisa membahayakan diri sendiri dan orang yang ada di sekitarnya. Apalagi kalau menyalahkan api di rumah. Misalnya saja, ada yang tidur sambil berjalan dan kemudian dengan sendirinya keluar rumah , bahkan menyeberang jalan raya. Kita juga sebaiknya tidak membangunkan orang yang sedang tidur sambil berjalan. Sebab, ketika dibangunkan, mereka akan merasa kebingungan atau ketakutan. Saat sadar, penderita gangguan ini tidak akan mengingat apapun yang telah dilakukannya saat tidur sambil berjalan. Untuk mengatasinya, jika melihat orang yang tidur berjalan, kita bisa menuntun mereka kembali ke tempat tidur agar bisa tidur dengan baik. (*/BBC Magazine/Red) 




























