Ridwan Hisjam Dorong Percepatan Mobil Listrik di Tanah Air

Ridwan Hisjam Dorong Percepatan Mobil Listrik di Tanah Air
Surabaya, Osessionnews.com - Saat ini pertumbuhan pengguna kendaraan bermotor dan mobil setiap tahun terus meningkat. Bahkan untuk kendaraan motor mencapai 11,5 persen per tahun. Peningkatan tersebut secara langsung juga meningkatkan konsumsi BBM rata-rata 5 persen per tahun. Dampak dari kenaikan konsumsi BBM bisa meningkatkan polusi udara yang untuk kota besar di Indonesia sudah dikategorikan telah mendekati level 'tidak sehat'. Untuk DKi Jakarta sendiri sudah tergolong tidak sehat. Untuk itu, kendaraan alternatif seperti mobil listrik sangat diperlukan. "Kendaraan listrik memiliki potensi untuk meningkatkan keamanan energi, mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara lokal," ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR Riwan Hisjam dalam diskusi Kesiapan Menyambut Era Energi Bersih dan Teknologi 59 Pada Sektor Transportasi dan Industri di Surabaya, Sabtu (10/8). Menurutnya, mobil listrik memiliki efisiensi energi yang sangat tinggi dibandingkan dengan mobil konvensional. Efisiensi energi pada mobil listrik mampu mencapai 45 persen sedangkan mobil konvensional hanya mampu mencapai 25 persen. "Mobil listrik menghasilkan polusi udara yang sangat sedikit dikarenakan tidak adanya pembakaran yang diperlukan untuk menggerakkan motor listrik," jelasnya. Pengembangan mobil listrik juga merupakan salah satu komitmen pemerintah Indonesia dalam upaya mengurangi emisi sebesar 29 persen pada 2030. Untuk mendukung hal itu, infrastruktur harus disediakan. Terutama fasilitas Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Ridwan mengungkapkan Komisi VII yang ia pimpin telah mengunjungi Masdar City, di Uni Emirat Arab. Kota di sana sudah mengunakan konsep zero carbon dan menggunakan mobil listrik. Menurutnya yang perlu menjadi catatan dalam kendaraan listrik adalah teknologi penyimpanan (battery). "Kami berharap ada karya anak bangsa ini yang dapat dimanfaatkan, karena kita kaya akan sumber daya mineral sebagai bahan baku dalam industri battery. Batterai merupakan teknologi yang strategis dalam kendaraan listrik maupun dalam pengembangan sumber energi terbarukan di masa mendatang," jelasnya. (Albar)