Kerusuhan Jelang Ajax vs Juventus

Kerusuhan Jelang Ajax vs Juventus
Dua tim besar, Ajax Amsterdam dan Juventus, yang beradu kuat di perempat final Liga Champions memang menarik kedatangan para pendukung fanatisnya. Sayangnya, menjelang duel antara jawara Belanda melawan jago Italia ini terjadi kerusuhan antar sporter. Sejumlah fans yang membawa benda-benda terlarang ditangkap kepolisian Belanda beberapa jam sebelum pertandingan dimulai. Kerusuhan yang terjadi di luar Stadion Amsterdam Arena ini, memaksa aparat polisi membubarkan kerumunan fans. Dikabarkan, sejumlah fans Juventus ditahan polisi karena kedapatan membawa pisau, tongkat pemukul, dan merica semprot. https://www.youtube.com/watch?v=ypZ2iY_So_M Namun kerumunan suporter Ajax-lah yang lebih mengkhawatirkan dengan polisi dipaksa untuk membubarkan mereka menggunakan water cannon selain pasukan K9. Kepolisian di Amsterdam menembakkan meriam air ke arah kerumunan suporter sepakbola agar meredakan situasi tak nyaman jelang duel antara Ajax vs Juventus di Liga Champions. Sejumlah foto menunjukkan sekelompok suporter menjadi sasaran tembak meriam air yang kemudian dibalas dengan aksi lembar kembang api dan suar ke arah polisi, hingga akhirnya kerusuhan mencuat. Belum ada jumlah pasti oknum kerusuhan yang diamankan pihak berwajib Amsterdam, namun dilaporkan ada sejumlah yang diamankan di dekat kompleks latihan Ajax dan kemudian dipindahkan ke tempat penahanan dengan menggunakan bus. Sebelumnya, Rabu (10/4) malam WIB atau beberapa jam sebelum duel leg pertama perempat-final Liga Champions tersebut, kepolisian Amsterdam telah mengamankan sejumlah orang dari Italia yang kedapatan membawa suar, pisau, semprotan merica dan juga kembang api. Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini melalui media sosial meminta para fans yang berada di ibukota Belanda untuk: "Menenangkan diri. epakbola itu indah, olahraga itu indah, tapi dengan tangan dan wajah yang bersih tanpa membuat keributan." Terjadi dua insiden terpisah. Suporter fanatik Ajax vs polisi terjadi di satu sisi stadion, sementara penangkapan sejumlah fans Juventus terjadi di sisi yang lain. Situs yang sama melaporkan, sampai 120 pendukung Bianconeri ditahan polisi. https://www.youtube.com/watch?v=0-U2As1wQ2Q Teror Petasan Kronologis kejadian, sekelompok pendukung Ajax melakukan teror yang mengganggu masa istirahat skuat Bianconeri. Fans Ajax terlihat berusaha membantu persiapan timnya jelang duel leg pertama perempat-final Liga Champions dengan mengganggu ketenangan skuat Juventus di Amsterdam. Rabu (10/4) dini hari waktu Belanda atau hampir 24 jelang pertandingan di Johan Cruyff Arena digelar, suporter tuan rumah menebar teror terhadap para penggawa Juventus yang sedang terlelap dengan menyulut petasan. Sebuah rekaman video menunjukkan fans Ajax melakukan aksi mereka sangat dekat dengan Van der Valk Hotel, tempat di mana kampiun Serie A Italia menginap dan menimbulkan kebisingan. Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan tak bisa mendapatkan istirahat yang layak karena gangguan tersebut muncul sebanyak dua kali pada pukul 02:00 dan 04:00 dini hari waktu setempat dengan masing-masing berlangsung sekitar lima menit. Ini bukan pertama kalinya pendukung Ajax meneror hotel tim lawan. Sebelumnya pada babak 16 besar saat Ajax menjamu Real Madrid pada Februari lalu, mereka juga menyulut kembang api serta memainkan musik secara keras juga pada dini hari. Cara tersebut rupanya cukup ampuh untuk merusak konsentrasi lawan, dengan Ajax berhasil menahan imbang Juventus 1-1. (goal.com/Red)