Peraih Women’s Obsession Awards 2019 Kategori Best CEOs

Peraih Women’s Obsession Awards 2019 Kategori Best CEOs
Dian Siswarini, CEO & Presdir XL Axiata Mampu menduduki puncak kepemimpinan pada salah satu bisnis telekomunikasi besar di Indonesia adalah sebuah prestasi yang ditorehkannya. Gairah Dian Siswarini dalam dunia teknologi begitu besar hingga membawanya sampai di posisi sekarang ini. Wanita murah senyum ini membuktikan kaum Hawa dapat sukses pada bidang telekomunikasi. Dia pun mampu menjadi seseorang yang maju tanpa takut akan dominasi pria di dunia teknologi. Terbukti di tengah ketidakpastian ekonomi CEO XL Axiata ini tetap mampu mencatatkan kinerja positif. Sepanjang tahun 2018 XL Axiata berhasil meningkatkan daya tarik lebih pada layanan data. Ini bisa terjadi antara lain berkat kesuksesan dalam memadukan produk layanan data melalui strategi ‘dual brand’ dengan investasi berkelanjutan pada jaringan data berkualitas. Perpaduan kedua hal tersebut terbukti mampu meningkatkan manfaat dan pengalaman penggunaan layanan data XL Axiata yang lebih baik, sekaligus menaikkan monetisasi data di pasar. Perempuan yang mengawali karier saat industri telekomunikasi belum maju dan masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lain ini menerangkan, “Strategi dual-brand dengan merek XL dan AXIS berhasil mengatasi segmen pasar yang terdiferensiasi melalui penawaran produk layanan data inovatif dan menarik. Kombinasi monetisasi data tersebut mampu menghasilkan kinerja yang kuat selama kuartal III 2018.” (Elly S)Dwina Septiani Wijaya, Direktur Utama Perum Peruri Sejak November 2017 hingga saat ini, Dwina Septiani Wijaya diamanahkan sebagai direktur utama Peruri. Ibu dua putra ini memiliki pengalaman sebagai staf khusus Menteri BUMN pada Juli-November 2017, Direktur Keuangan Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) pada 2009-2013, dan direktur utama BPUI pada 2013 hingga Juli 2017. Ada beberapa hal yang dilakukan Dwina dalam usaha mencapai target perusahaan. Strategi dalam mengatasi rasio biaya operasional yang masih tinggi melalui implementasi program efisiensi biaya operasional telah dilaksanakaan sejak awal tahun ini. Sebagai wujud komitmen menjalankan program, direksi membentuk tim Efisiensi Biaya dan Inovasi Tahun 2019. Terdiri dari beberapa unit kerja agar dapat melakukan pengendalian biaya melalui beberapa cara, termasuk ide-ide baru dan berbagai inovasi bertujuan mencapai target kinerja perusahaan. Peruri belum lama ini meraih penghargaan Standar Nasional Indonesia (SNI) Award 2018 yang diselenggarakan Badan Standarisasi Nasional (BSN). “Kami bangga atas pencapaian tersebut, berarti pihak eksternal memberikan apresiasi positif terkait upaya dan kinerja seluruh karyawan yang telah memberikan kinerja terbaik untuk perusahaan. SNI Award merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah kepada organisasi/perusahaan yang dinilai menjalankan sistem manajemen operasional dengan baik dan menerapkan SNI secara konsisten. Pencapaian tersebut merupakan motivasi bagi kami sebagai perusahaan pencetakan dokumen sekuriti untuk selalu mengedepankan aspek kualitas dan seluruh unsur fitur sekuriti yang melekat pada produk yang dihasilkan,” ujar Dwina  optimis. (Angie)Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Sebelum bergelut di industri BUMN, Ira Puspadewi berkarier sebagai direktur GAP Inc. kawasan Asia Pasifik. Selama 17 tahun lebih dia bekerja di perusahaan garmen terkemuka Amerika yang berbasis di San Fransisco ini. Didorong keinginan untuk berbuat bagi Tanah Air, dia akhirnya melepaskan jabatannya dan mengikuti serangkaian tes untuk mengabdi pada negara. Dan dia terpilih menjadi direktur PT Sarinah (Persero) mengalahkan kompetitornya. Dinilai berhasil membangun perusahaan yang menaungi pusat perbelanjaan tertua di Indonesia itu, dia kemudian diamanahkan sebagai direktur ritel dan jaringan di PT Pos Indonesia (Persero). Lalu, sejak 2017, berlabuh di PT ASDP Ferry Indonesia sebagai Direktur Utama. Tantangan industri perhubungan laut ini berkaitan dengan regulasi tarif yang diatur ketat, sehingga tidak mudah menaikkan tarif. Ira berkeinginan untuk menjadikan perusahaan jasa pelabuhan dan penyeberangan itu sebagai perusahaan terbaik dan terbesar di tingkat regional. Strategi pun dirancang agar dapat menyediakan prasarana pelabuhan dan sarana kapal penyeberangan yang tangguh sebagai pendukung dalam sistem logistik nasional. Dia juga berharap perusahaan yang dipimpinnya dapat memiliki standar pelayanan internasional didukung tenaga profesional dan manajemen bisnis modern serta tata kelola perusahaan yang baik. Dalam upaya mempertahankan kinerja Perseroan, ASDP mengimplementasikan sistem dan manajemen sumber daya manusia yang efektif dan efisien, guna mencapai visi dan misi yang ditetapkan perseroan. Pemenuhan dan pengembangan sumber daya manusia, baik kualitas maupun kuantitas, dilakukan sesuai arah bisnis perusahaan. Terutama karena orientasi ASDP adalah transporting with quality, jadi paradigma pegawai ASDP harus berubah menjadi melayani sepenuh hati. (Nura)Wiwik Widayanti, Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Merintis karier dari bawah, Wiwik Widayanti awalnya melamar sebagai calon pegawai PT Kereta Api Indonesia pada pertengahan 1990. Dia kemudian dipercaya memegang beberapa jabatan strategis, di antaranya sebagai Kasi Analisis Perencanaan Pengadaan Logistik di Bandung, lalu Kasubid Investasi, dan VP Bisnis Portofolio. Hingga pada 2018, wanita yang mendapatkan gelar master dalam bidang manajemen perkeretaapian, pasca sarjana ITB, ini diangkat sebagai direktur utama perusahaan yang kini berganti nama menjadi PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI). Tidak ada lagi kesan-kesan negatif bahwa dunia kerja PT KCI hanya milik kaum pria. Wiwik membuktikan bahwa kaum Hawa pun mampu menembus posisi sebagai pucuk pimpinan dunia perkeretaapian Indonesia. Dunia yang kita ketahui bersentuhan langsung dengan bidang kerja berisiko tinggi dan bersifat teknis. Berkecimpung selama dua dekade membuatnya memahami bahwa dibutuhkan tim yang kuat dan kompak untuk menghadapi tantangan dalam memajukan perusahaan. Sektor bisnis ini menuntut tanggung jawab besar. Jika tim solid, semua instruksi bisa sampai ke seluruh karyawan dengan tepat. Hal ini sangat penting, karena bila ada masalah yang sifatnya tak terduga, seperti kecelakaan atau bencana alam, bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Sebaliknya, jika tim tidak cukup kuat dapat menimbulkan jatuhnya korban. Kemampuan Wiwik dalam memimpin PT KCI juga cukup teruji. Dalam waktu singkat dia terbukti mampu meraih penghargaan sebagai Best Communicators 2018 kategori CEO Anak Usaha BUMN dari majalah PR Indonesia. Berkat kepemimpinannya dia juga berhasil mendapat penghargaan The Most Inspiring and Professional Leaders of the Year 2018 dari Indonesia Leaders Excellent Award. (Nura)Zuryati Simbolon, Direktur Utama PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) Bekerja di bidang yang identik dengan pria baginya bukanlah halangan. Apalagi, dia mampu membuktikan kapasitasnya dalam memimpin perusahaan. Zuryati juga apik Berkomitmen menjalani peran ganda sehari-hari. sebagai wanita karier, istri, dan seorang ibu. Sosok tangguh itu bernama Zuryati Simbolon, mengepalai PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang bergerak di bidang transmisi gas sampai dengan luar negeri. Perjalanan karier wanita yang akrab disapa Atiek ini sudah malang melintang melalui banyak tahapan yang mampu mengasah diri. Dia memang selalu tertarik mendalami bidang baru. Berbagai pengalaman tersebut pun menjadi modal baginya dalam menjadi leader. Tahun lalu, TGI meraih penghargaan sebagai Inspirator Rehabilitas DAS Hutan Lindung Gambut dari Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan. Kemudian, anugerah Patra Nirbhaya Karya Utama dari KESDM yang merupakan penghargaan keselamatan kerja minyak dan gas bumi untuk kategori tanpa kehilangan jam kerja, sebagai akibat kecelakaan kerja tahun 2018. Anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) ini pun menerima Award Silver Winner dalam Kategori Anak Perusahaan BUMN Indonesia Tertib Terbaik dalam ajang Revolusi Mental Award 2018. Sebagai jaminan revenue atas pemanfaatan kapasitas pipa, TGI memiliki Perjanjian Pengangkutan Gas (GTA) jangka panjang hingga tahun 2023. Menghadapi masa depan yang cepat berubah dan menantang, Atiek selaku pimpinan tertinggi perusahaan secara berkesinambungan melakukan upaya-upaya peningkatan kinerja dan mengeksplorasi kemungkinan memenuhi permintaan energi terutama terhadap konsumsi domestik. “Untuk meraih itu semua fokus kami melakukan tiga hal. Pertama, peningkatan fasilitas yakni membangun stasiun metering. Dua, meningkatkan Health, Safety, Security and Environment (HSSE) untuk keselamatan dan keamanan lingkungan kerja. Ketiga memperbaiki proses bisnis untuk efisiensi dan peningkatan kinerja,” tuturnya optimis. Upaya keras tersebut berbuah manis, TGI berhasil mencapai peningkatan volume di atas 100% dan keuntungan bersih Rp500 milyar. (Angie) Untuk selengkapnya dapat dibaca di majalah cetak maupun digital Women’s Obsession edisi Maret 2019.