4 CEO Pilihan 2019

4 CEO Pilihan 2019

Dian Siswarini – Siap & Optimis Mengarungi 2019Penulis

Penulis Angie [caption id="attachment_275929" align="alignnone" width="640"]Dian-SiswariniDian Siswarini CEO dan Presiden Direktur XL Axiata[/caption]

“Tahun ini XL Axiata akan terus melanjutkan implementasi Agenda Transformasi 3R dengan terus memperkuat layanan data. Pastinya akan lahir produk-produk layanan data yang baru dan inovatif sesuai kebutuhan pasar.”

Kecintaan yang begitu kuat dalam dunia telekomunikasi berpadu semangat pantang mundur membuat Dian Siswarini menjadi sosok pemimpin tangguh dalam berbagai macam situasi. Terbukti di tengah ketidakpastian ekonomi CEO XL Axiata ini tetap mampu mencatatkan kinerja positif.Sepanjang tahun 2018 XL Axiata berhasil meningkatkan daya tarik lebih pada layanan data. Ini terjadi antara lain berkat kesuksesan memadukan produk layanan data melalui strategi ‘dual brand’ dengan investasi berkelanjutan pada jaringan data berkualitas. Dia berkata, “Strategi dual-brand dengan merek XL dan AXIS berhasil mengatasi segmen pasar yang terdiferensiasi melalui penawaran produk layanan data inovatif dan menarik. Kombinasi monetisasi data tersebut mampu menghasilkan kinerja yang kuat selama kuartal III 2018. Pendapatan layanan data menjadi penyumbang terbesar pada total pendapatan layanan XL Axiata saat ini, yaitu sebesar 80%, meningkat dari 69% pada periode yang sama tahun lalu. Persentase ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pencapaian secara industri. Membuat XL Axiata mampu mengatasi dampak negatif dari penurunan layanan ‘legacy’ SMS dan percakapan secara lebih baik daripada operator lain. Di akhir tahun 2018, EBITDA juga bisa meningkat 8% QoQ dengan marjin naik menjadi 37%, didorong peningkatan pada pendapatan maupun efisiensi biaya. Pada sisi jaringan data, XL Axiata terus melanjutkan program investasi jaringan guna meningkatkan pengalaman penggunaan layanan data pelanggan. Hasilnya, jaringan 4G XL Axiata saat ini telah menjangkau 400 kota/kabupaten di berbagai penjuru wilayah di Indonesia dengan lebih dari 29 ribu BTS 4G. Jaringan data juga ditopang lebih dari 51.000 BTS 3G. Jumlah total BTS XL Axiata kini lebih dari 118 ribu. Berkat dukungan jaringan data yang semakin kuat dan penawaran program-program data yang menarik, penetrasi smartphone XL Axiata meningkat 8 poin persentase menjadi 80% pada akhir tahun 2018, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Naskah: Elly Simanjuntak | Foto: Fikar Azmy

Wiwik Widayanti – Kualitas, Loyalitas & Dedikasi

Penulis Angie [caption id="attachment_275931" align="alignnone" width="640"]Wiwik-W-KCI-Web-Wiwik Widayanti Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)[/caption]

“Sektor bisnis ini menuntut tanggung jawab besar. Jika tim solid, semuainstruksi bisa sampai ke seluruh karyawan dengan tepat.”

Dunia perkeretaapian Indonesia bersentuhan langsung dengan bidang kerja berisiko tinggi dan bersifat teknis. Namun, itu tidak menghalangi kaum Hawa menembus posisi sebagai pucuk pimpinan. Salah satunya adalah Wiwik Widayanti yang kini menjabat sebagai direktur utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sejak April 2018. Tidak ada lagi kesan-kesan negatif bahwa dunia kerja PT KCI hanya milik kaum pria. Merintis karier dari bawah, Wiwik melamar sebagai calon pegawai pada pertengahan 1990. Berkecimpung selama dua dekade membuatnya memahami dibutuhkan tim kuat dan kompak untuk menghadapi tantangan memajukan perusahaan. Sektor bisnis ini menuntut tanggung jawab besar. Jika tim solid, semua instruksi bisa sampai ke seluruh karyawan dengan tepat. Hal ini sangat penting, karena bila ada masalah yang sifatnya tak terduga, seperti kecelakaan atau bencana alam, bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Sebaliknya, jika tim tidak cukup kuat dapat menimbulkan jatuhnya korban. KINERJA POSITIF Di tengah ketidakpastian ekonomi, PT KCI tetap mampu mencatatkan kinerja positif, dibandingkan periode sama tahun lalu. Sepanjang 2018 ada sejumlah pencapaian yang bisa dibanggakan menurut perempuan kelahiran Cirebon ini. Dari aspek layanan pengguna, perusahaan mampu melayani total 336 juta lebih pengguna KRL sepanjang tahun, atau rata-rata 922.504 pengguna per hari. Secara tahunan, jumlah pengguna bertambah hampir 21 juta pengguna dibandingkan dengan tahun 2017. Penambahan ini tidak lepas dari investasi dan inovasi di sisi penyediaan sarana atau kereta yang dioperasikan. Sepanjang 2018, KCI mengoperasikan 83 rangkaian kereta setiap harinya. Selain sarana, perusahaan juga melakukan perbaikan terkait fasilitas pelayanan pengguna. Wiwik mengatakan bahwa kunci suksesnya adalah terus menjalankan komitmen memberikan pelayanan terbaik dan inovasi sesuai dengan perkembangan zaman. Sejalan dengan slogan Best Choice for Urban Transport, PT KCI terus meningkatkan kapasitas angkutnya. Ini menjadi sebuah tantangan karena saat ini perjalanan KRL belum bisa ditambah secara maksimal, akibat dari proses pembangunan infrastruktur masih berlangsung. BUDAYA PROFESIONALISME Kemampuan perempuan yang mendapat gelar master di bidang Manajemen Perkeretaapian dari Pasca Sarjana ITB ini cukup teruji. Dalam waktu singkat dia terbukti mampu meraih penghargaan sebagai Best Communicators 2018 kategori CEO Anak Usaha BUMN dari majalah PR Indonesia. Berkat kepemimpinannya dia juga berhasil memperoleh penghargaan The Most Inspiring and Professional Leaders of the Year 2018 dari Indonesia Leaders Excellent Award. Membicarakan gaya kepemimpinannya, Wiwik menjelaskan bahwa dia lebih suka memberikan contoh langsung dan membangun komunikasi dua arah kepada pegawai. Dengan demikian, karyawan dapat berkomitmen untuk bekerja sesuai budaya perusahaan dan memahami target serta tujuan perusahaan. Pemantauan semua pelayanan secara langsung dan menanamkan sikap terbuka terhadap seluruh masukan dapat membentuk garis koordinasi yang baik di internal perusahaan. “Budaya profesionalisme mutlak diperlukan dalam industri pelayanan jasa,” pungkasnya. Naskah: Nur Asiah | Foto: Dok. Pribadi

Evy Indahwaty – Berpikir Positif Hadapi Tantangan

Penulis Angie [caption id="attachment_275935" align="alignnone" width="634"]Evy-Indahwaty-696x527Evy Indahwaty Direktur Utama PT Radana Bhaskara Finance Tbk. (Radana Finance)[/caption]

“Bagi kami karyawan nomor satu, karena bisa menjadi aset, problem, atau cost. Saya menginginkan mereka sebagai aset, itulah sebabnya kita perlu mengubah kualitasnya dahulu.”

Memimpin Radana Finance sejak beberapa tahun silam, Evy Indahwaty terus berusaha membawa perusahaan ini ke arah lebih baik. Salah satunya dengan menjalani proses yang ada dengan sebaik mungkin. Baginya proses dalam bekerja merupakan hal yang paling penting, karena secara otomatis pasti membuahkan hasil. Jika prosesnya dilakukan dengan baik dan berjalan optimal, tentu hasilnya akan memuaskan. Demikian pula dengan perjalanan kariernya dimulai dari proses yang panjang. Sejak dari customer service sampai dengan menjadi CEO, Evy menyadari sebagai leader, hal yang paling utama dalam menunjang kesuksesan karier maupun performance perusahaan selalu tergantung kepada kualitas SDM. Walaupun hal itu disadari bahwa meningkatkan kualitas SDM memang tidak mudah dan penuh tantangan karena hal tersebut juga berhubungan dengan karakter manusia. TERJUN LANGSUNG Dalam mengawal proses tersebut, Evy benar-benar terjun langsung ke lapangan. Tidak hanya itu, dia juga rajin mengingatkan dan menyemangati semua karyawannya. Sebagai pemimpin dia juga tidak ingin tertinggal dalam hal penggunaan teknologi untuk diterapkan di segala lini perusahaan. Memiliki SDM yang mampu berkembang dengan penerapan teknologi jelas akan mengurangi waktu pengerjaan dan bisa lebih efektif dan efisien. Dengan adanya teknologi membuat orang lebih mudah dalam bekerja dan semua informasi bisa di-update oleh semua karyawan berdasarkan kebutuhan. Pada 2019, Evy menargetkan untuk fokus pada produk-produk pembiayaan multiguna berupa kredit pendidikan, umroh, renovasi rumah/ toko/ gedung dan lainnya. Skema bisnis yang dilakukan cukup beragam seperti melalui aktivitas direct sales baik melalui telesales, fintech maupun face to face activity. Pendapatan perusahaan yang berasal dari bisnis pembiayaan multiguna non-sepeda motor tahun ini sebesar 90% dari total pendapat. Sementara, pendapatan multiguna dengan jaminan sepeda motor ditargetkan sebesar 10%. Program CSR juga kontinyu dilakukan hingga saat ini. Baru-baru ini, Evy memimpin kerja sama dengan RS Ali Sibroh Malisi Jagakarsa untuk menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat dan sekitarnya. Kegiatan tersebut berlangsung lancar. Terbukti dari khitanan massal yang diikuti 150 orang anak, operasi katarak menangani 7 anak dan operasi bibir sumbing pada 3 anak. Tidak hanya menyasar bidang kesehatan, Evy ingin ke depannya kegiatan CSR semakin meluas dengan menyasar kaum Hawa dan anak-anak. Terlebih pada anak-anak berkebutuhan khusus. Akhir tahun 2018, Radana menggelar produk-produk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk dipamerkan di Gedung Bluegreen dan mengundang semua tenant untuk membeli produk-produk ABK. Serta mengadakan lomba merakit robot bagi ABK. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan kepedulian dari Radana untuk menambah kepercayaan diri dan kreativitas ABK. Radana Finance juga bekerjasama dengan Kementerian Sosial & Pemberdayaan Perempuan RI. Bergelut di bidang pembiayaan selama hampir 30 tahun lamanya, Evy sudah sering mengalami naik turun bisnis tersebut. Satu hal yang membuatnya bertahan adalah kekuatan berpikir positifnya. Agar dapat bangkit dari tantangan yang melanda Evy memotivasi dirinya dengan hal-hal positif, terutama karena dia juga seorang pemimpin perempuan. Tanpa kemampuan bersikap dan berpikir positif, dia tentu tidak akan dapat menempati posisinya saat ini. Perlu optimisme dalam melakukan konsolidasi, baik internal maupun eksternal perusahaan. Evy mengaku dirinya mengagumi sosok Susi Pujiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, sebagai perwujudan orang yang mampu berpikir positif. “Dari beliau, saya belajar melatih mental. Saya juga sadar, jika dihadapi dengan positive thinking, semua masalah akan menjadikan kita lebih bijak dan kuat nantinya,” tuturnya dengan semangat. Naskah: Indah Kurniasih

Zuryati Simbolon – Teguh Berkomitmen & Integritas

Penulis Angie [caption id="attachment_275938" align="alignnone" width="640"]Zuryati-Simbolon-696x523Zuryati Simbolon Direktur Utama PT Transportasi Gas Indonesia (TGI)[/caption]

Baginya, wanita dianugerahi kemampuan multitasking, lebih adaptif, humble danmemiliki daya tahan yang tangguh dalam menjalani tugas dan tantangan. Sebagaipucuk pimpinan di perusahaan, dia dengan tegas memegang teguh integritasmaupun profesionalisme.

Bekerja di bidang yang selama ini identik dengan pria baginya tidaklah menjadi halangan. Apalagi, dia mampu dan telah membuktikan kapasitasnya dalam memimpin perusahaan. Adalah Zuryati Simbolon, sosok tangguh yang menakhodai PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) yang bergerak di bidang transmisi pengangkutan gas melalui pipa sampai luar negeri. Perjalanan kariernya sudah melalui banyak tahapan yang mampu mengasah diri. Setahun setelah lulus dari Universitas Sriwijaya Palembang tahun 1995, wanita yang akrab disapa Atiek ini menjadi pegawai di Departemen Keuangan (Depkeu). Kariernya sebagai PNS terus menanjak. Berawal dari Depkeu, naik menjadi pejabat eselon pada Dirjen Pembinaan BUMN, lalu Kementerian BUMN. Perempuan ramah namun tegas dan lugas, penerima penghargaan PNS Satyalancana Karya Satya X dan XX tahun dari Presiden RI ini memiliki sederet pengalaman tangguh dalam membina pengelolaan perusahaan pelat merah. Dengan jabatan Pelaksana Tugas Harian Eselon II saat itu, hampir semua sektor pernah ditanganinya, mulai dari perbankan, asuransi, perkebunan, sarana prasarana perhubungan, kawasan bisnis hingga sektor minyak dan gas. Sebelum diangkat sebagai direktur TGI, lulusan magister manajemen Universitas Gajah Mada ini sebelumnya menjabat sebagai direktur komersial PT Railink, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sarana dan prasarana Kereta Api Bandara. Tantangan demi tantangan diterimanya, termasuk saat ditunjuk menjadi direktur keuangan dan administrasi TGI. Satu setengah tahun kemudian, melihat prestasinya dia diamanahkan sebagai direktur utama di perusahaan yang sama. Di bawah kepemimpinannya, sebagai salah satu aset obyek vital negara, TGI mengelola bisnis transportasi gas bumi dan menjaga jaringan pipa dengan sangat baik berdasarkan prinsip kehati-hatian yang efektif dan efisien. Sejak didirikan Februari 2002, TGI telah berkomitmen untuk menjadi ‘Transporter of Choice’ gas bumi di Indonesia. Perusahaan ini terus memperluas pemanfaatan gas bumi di Indonesia,dan selalu memastikan pengiriman yang cepat, andal, dan aman pada saat yang bersamaan. Belum lama ini, TGI dinobatkan sebagai ‘Inspirator Rehabilitas DAS Hutan Lindung Gambut’ oleh Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan. Sebelumnya, TGI meraih anugerah ‘Patra Nirbhaya Karya Utama’ dari Kementrian ESDM yang merupakan penghargaan tertinggi atas keselamatan kerja minyak dan gas bumi untuk kategori tanpa kehilangan jam kerja sebagai akibat kecelakaan kerja di tahun 2018. Anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) ini pun menerima Silver Winner Award dalam Kategori Anak Perusahaan BUMN ‘Indonesia Tertib Terbaik’ dalam ajang Revolusi Mental Award 2018. Sebagai jaminan revenue atas pemanfaatan kapasitas pipa, TGI memiliki Perjanjian Pengangkutan Gas (GTA) jangka panjang hingga tahun 2023. Menghadapi masa depan yang cepat berubah dan menantang, wanita yang akrab disapa Atiek ini selaku pimpinan tertinggi perusahaan secara berkesinambungan melakukan upaya-upaya peningkatan kinerja dan mengeksplorasi kemungkinan memenuhi permintaan energi terutama terhadap konsumsi domestik. “Untuk meraih semuanya kami melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi dan perolehan sertifikasi, pengembangan teknologi dan ketersediaan fasilitas pendukung yang solid serta terintegrasi untuk meningkatkan kinerja. Fokus kami pada tiga hal. Pertama, peningkatan fasilitas membangun stasiun metering. Kemudian kedua, meningkatkan Health, Safety, Security and Environment (HSSE) untuk keselamatan dan keamanan lingkungan kerja. Ketiga memperbaiki proses bisnis untuk efisiensi dan peningkatan kinerja,” tuturnya optimis. Saat ini TGI telah membangun beberapa Metering Station baru seperti di Koto Gasib Riau dan Duri yang berfungsi untuk menunjang utilisasi gas di jalur pipa Duri-Dumai. Menjalani peran sebagai wanita karier, Atiek memang harus fokus pada pekerjaan, namun di sisi lain tidak melupakan kodratnya. Dia harus berusaha balance dalam menjalankan kewajiban sebagai ibu yang baik dan istri seorang pejabat tinggi pemerintahan. Dia berkomitmen kuat mengutamakan keluarga tanpa mengabaikan pekerjaannya. Komunikasi adalah hal terpenting yang selalu dibina bersama dengan suami dan ketiga putra-putrinya di berbagai kesempatan. Dia berpandangan wanita yang memutuskan berkarier menurutnya memiliki tanggung jawab dan komitmen dua kali lipat dalam mengurus pekerjaan dan keluarga secara beriringan. Namun, dia tak menjadikan hal itu beban, selalu dijalaninya dengan tulus ikhlas sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan YME. Naskah: Angie Diyya | Foto: Dok. Pribadi (Poy)