FOTO Menpar Jadi Pembicara di CEO Power Breakfast

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menjadi pembicara di CEO Power Breakfast yang bertema "Building a Lasting Legacy in The Economy Era" di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (27/2/2019). Acara yang dilaksanakan oleh Siloams Hospital tersebut menghadirkan beberapa narasumber sebagai panelis, di antaranya adalah Menpar Arief Yahya, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman M Fachir, Founder Lippo Group Mochtar Riyadi, dan Direktur Siloam Hospitals Caroline Riyadi. Di hadapan 150 perwakilan CEO dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia, Arief menyampaikan bagaimana perkembangan Pariwisata Indonesia disebabkan oleh digitalisasi sektor pariwisata Indonesia, utamanya promosi digital wonderful Indonesia. [gallery link="file" columns="2" size="medium" ids="275752,275753"] Sebanyak 70 persen kegiatan pariwisata berbasis digital, karena life style sudah berubah. "Efektivitasnya mencapai 4 kali lipat dibanding cara konvensional," tandasnya. Ia menjelaskan di Kementerian Pariwisata anggaran yang ada digunakan untuk kegiatan berbasis digital sebanyak 70% sementara untuk promosi 30%. Dua perusahaan travel agent, traveloka terbesar saat ini valuenya lebih dari Rp 300 miliar. Ini menunjukan bahwa pengaruh digital sangat besar bagi pariwisata. [gallery link="file" columns="2" size="medium" ids="275755,275756"] "Ketika perusahaanmu mengalami kerugian, maka ada dua hal yang belum dimaksimalkan yakni regulasi dan penggunaan teknologi," kata Menpar. Keberadaan kaum milenial juga sangat penting karena kehadiran mereka di sosial media berpengaruh besar bagi pariwisata. "Penting untuk menyiapkan pariwisata berbasis digital bagi kaum milenial," tutur Arief. (arh/Foto: Kemenpar)





























