BLK di Pondok Pesantren Sangat Dibutuhkan

BLK di Pondok Pesantren Sangat Dibutuhkan
Jakarta, Obsessionnews.com -Sejak 2017 pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) telah mendirikan 50 Balai Latihan Kerja (BLK) di sejumlah pondok pesantren. Tahun 2018 didirikan lagi 75 BLK. Setelah dievaluasi, Presiden Jokowi menargetkan pendirian 1.000 BLK tahun ini. Perjanjian kerja sama BLK komunitas tahap pertama itu sudah ditandatangani antara Kementerian Ketenagakerjaan dan perwakilan lembaga penerima seperti Pondok Pesantren Ma'had Aly Raudhatul Muhibbin, Bogor dan Pondok Pesantren Al Islam Al Amin, Kediri di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (20/2/2019).   Baca juga:Diusung PKS dan PAN, Gubernur Riau Siap Menangkan JokowiBerkunjung ke Pelabuhan Tambak Lorok, Jokowi Sempat Dikira Tukang ProyekDisebut Pakai Earpiece Saat Debat, Jokowi: Fitnah Nggak Bermutu   "Mengapa BLK komunitas ini kita butuhkan? Tahun 2025-2030 nanti, Indonesia akan menerima bonus demografi, ketika jumlah penduduk usia produktif berlimpah. Ini bisa jadi keuntungan, tapi bisa juga jadi masalah besar bila kita tidak bersiap dari sekarang," tulis Jokowi seperti dilihat Obsessionnews.com di laman Facebooknya, Kamis (21/2) Jokowi menuturkan, itulah salah satu alasan mengapa BLK di pondok pesantren sangat dibutuhkan. Para santri di 29.000 pondok pesantren di seluruh Indonesia harus memiliki keterampilan lewat pelatihan yang disediakan oleh unit BLK yang relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini. "Santri yang ikut pelatihan IT bisa diterima di perbankan, misalnya. Kenapa tidak?" pungkasnya. (arh)