Kuartal Dua 2019 Palapa Ring Selesai

Jakarta, Obsessionnews.com - Debat Calon presiden (capres) kedua pada Pilpres 2019 mendatang telah usai dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Dalam debat tersebut capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan, pemerintah telah mengembangkan proyek pembangunan telekomunikasi Palapa Ring dari Indonesia bagian barat hingga bagian timur. Sebelum kita simak lebih dalam soal paparan Jokowi tentang Palapa Ring, yuk pahami dulu apa Palapa Ring itu. Palapa Ring merupakan suatu proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang akan menjangkau sebanyak 34 provinsi. Sistem komunikasi di era digital ini, menuntut adanya efisiensi dalam pengiriman informasi dari narasumber kepada penerima. Efisiensi itu berupa kecepatan waktu dalam pengiriman pesan. Perkembangan komunikasi yang menuntut adanya efisiensi waktu ini, kemudian mendorong para ahli untuk menemukan teknologi-teknologi perantara baru yang dapat memfasilitasi keinginan-keinginan tersebut. Kabel menjadi salah satu benda yang disorot. Pengembangan tembaga menjadi serat optik menjadi salah satu temuan mutakhir yang meningkatkan efisiensi waktu dalam sistem komunikasi. Dengan serat optik, narasumber dapat mengirimkan informasi dengan kapasitas yang besar baik itu besaran data maupun kecepatan. Perubahan yang fenomenal ini telah membawa sebuah revolusi dalam komunikasi. Dengan perubahan ini, keterbukaan informasi dapat memberikan dampak yang baik bagi bangsa dan negara. Melalui sistem komunikasi yang baik, pemerintah dan rakyatnya akan terhubung satu dengan yang lainnya dalam rangka saling memberikan masukan. Sedangkan, serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi. Serat optik umumnya digunakan dalam sistem telekomunikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan. Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indeks bias lebih rendah daripada core. Nantinya, bagian core ini akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi. Sebagai catatan, efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik. Dalam debat capres kemarin, Jokowi mengatakan, pembangunan infrastruktur Palapa Ring digunakan untuk menyediakan layanan komunikasi berkecepatan tinggi. Untuk Palapa Ring di Indonesia bagian barat telah selesai, Indonesia bagian tengah 100 persen selesai dan Indonesia bagian timur 90 persen selesai. “Pada Juni, Insya Allah 100 persen selesai," ujar Jokowi dalam debat kedua Pilpres 2019 di Hotel Sultan. Tak hanya itu, Jokowi juga menyebutkan bahwa pembangunan sistem 4G baru terlaksana 74 persen dan akan semua kota dan kabupaten akan tersambung pada akhir tahun. Benarkah pernyataan Jokowi tentang Palapa Ring sudah terealisasi? Berdasarkan data yang dihimpun dari situs Kominfo.go.id, pembangunan fiber optik kabel atau Palapa Ring hampir 100 persen selesai. Palapa Ring Barat telah selesai 100 persen dengan panjang panjang fiber optik 2.995 kilometer. Sementara, Palapa Ring tengah mencapai 99 persen dengan 2.995 kilometer. Adapun, pembangunan fiber optik Timur baru selesai 89,57 persen. Kesulitan yang paling signifikan adalah mengenai pembangunan BTS sejumlah daerah juga terhalang medan yang berat. Saat ini baru Palapa Ring Barat dan Tengah yang telah beroperasi. Target terakhirnya adalah hingga pertengahan tahun semua sudah diintegrasikan. Tujuan Palapa Ring ini agar akses internet ada di mana-mana, dan harga jual paketnya tidak berbeda satu sama lain. Adanya Palapa Ring, tak akan ada lagi daerah perbatasan yang terisolasi. Kini Palapa Ring tinggal menunggu rampungnya Palapa Ring Timur yang ditargetkan kuartal dua 2019. Pendanaan proyek ini menggunakan sistem Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan menggunakan skema Availability Payment (AP). Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara yang berperan sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK). Skema Availability Payment (AP) yang diatur dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 190/PMK.08/2015 merupakan pembayaran secara berkala selama masa konsensi. Pembayaran sendiri akan berdasarkan pada ketersediaan layanan infrastruktur yang telah dibangun oleh badan usaha. Komponen biaya yang dapat dibayarkan oleh AP adalah biaya modal, biaya operasional dan keuntungan wajar yang diinginkan oleh badan usaha. Nantinya, setelah proyek rampung, pemenang tender akan menerima AP yang dibayarkan melalui dana yang berasal dari Universal Service Obligation (USO) selama 15 tahun pertama. Skema AP biasanya digunakan untuk proyek-proyek yang tidak feasible secara keuangan. Dalam proyek Palapa Ring ini misalnya, akan menjangkau wilayah-wilayah yang remote dan terpencil. Penyelenggara Palapa Ring nantinya ditargetkan dapat menyediakan kecepatan akses minimal 20 Mbps di perkotaan dan 10 Mbps di pedesaan. Gelaran jaringan kabel fiber optic itu sejalan dengan target Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019. Berita tentang pernyataan Jokowi soal Palapa Ring dalam debat capres kedua menjadi trending topic di mesin pencari google. pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Senin (18/2) hingga pukul 10.34 WIB kata kunci Palapa Ring ditelusuri lebih dari 5.000 kali. (Poy)





























