Facebook Buka Peluang Mediasi dengan Abu Janda

Facebook Buka Peluang Mediasi dengan Abu Janda
Jakarta, Obsessionnews.com - Pihak Facebook membuka peluang untuk mediasi dengan pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda sebagai buntut dari perseteruan kedua belah pihak. Media sosial besutan Mark Zuckerberg itu telah menyurati kubu Abu Janda. Dalam suratnya melalui kantor hukum White & Case International Law Firm di Los Angeles, California Amerika Serikat, Facebook meminta pengacara Abu Janda untuk menindaklanjuti respons media sosial raksasa tersebut. "Isinya meskipun mereka belum memenuhi tuntutan kami untuk klarifikasi di publik tetapi sudah menyatakan Facebook siap melakukan mediasi," ujar Permadi Arya, Rabu (13/2/2019). Selain itu, dalam surat tersebut juga Facebook menegaskan, belum bisa memenuhi tuntutan Abu Janda. Namun media sosial besutan Mark Zuckerberg itu siap dan terbuka untuk mediasi. "Facebook meminta kantor hukum kami menyurati balik untuk memulai mediasi tersebut," tegasnya. Dalam somasi yang disampaikan ke Facebook Indonesia pertengahan pekan lalu, Permadi Arya menuntut Facebook untuk memulihkan atau menghidupkan kembali akun dan fanspage miliknya yang diblokir karena dituding terkait dengan jaringan Saracen. Permadi juga menuntut Facebook untuk membersihkan namanya dari Saracen. Permadi menegaskan dia bukan dari Saracen, malah dia merupakan korban. Ia membeberkan bukti akun Facebooknya diretas dan dikendalikan oleh peretas yang mengatasnamakan Saracen. Nama Permadi Arya tersangkut dalam jaringan Saracen muncul dalam rilis resmi News Room Facebook itu, media sosial populer ini menegaskan mereka memblokir sejumlah akun tersebut berdasarkan perilaku akun tersebut, bukan berlandaskan konten yang mereka posting. Dalam News Room itu, Facebook menegaskan, dalam kasus blokir akun ini, media sosial populer ini mendeteksi orang-orang di balik akun tersebut berkoordinasi satu sama lain dan menggunakan akun palsu untuk mewakili diri mereka sendiri. Dalam daftar blokir tersebut, akun Permadi Arya termasuk dari lima akun yang masuk dalam daftar Saracen. Keempat nama akun lainnya yang diblokir yakni Kata Warga, Darknet ID, berita hari ini dan ac milan indo. Akun-akun ini diblokir karena terpantau punya perilaku tidak wajar. (Has)