‘Passion’ Linda Widjaja yang Tetap Membara

Naskah: Elly Simanjuntak | Foto: Fikar Azmy Widjaja bukanlah sesuatu hal yang baru, karena kakeknya sejak dulu adalah seorang pengusaha aksesoris mobil. Lulusan National Taiwan University jurusan sastra Inggris ini berkata, “Dari mulai sekolah dasar saya memang sudah dekat dengan yang namanya aki mobil, kaca film, busi, baut, ban mobil, dan lainnya. Seingat saya sewaktu remaja bisnis kaca film sudah ada, lalu tahun 1995 karena memiliki reputasi di bidang otomotif di Tanah Air, keluarga suami saya diangkat menjadi distributor eksklusif kaca film V-KOOL di Indonesia.”
Saat itu fungsi kaca film hanyalah untuk menggelapkan saja, agar privasi terjaga. Manfaat lain seperti menolak panas, ultraviolet atau inframerah belum ada dan pilihannya hanya tiga, yaitu warna biru, hijau atau hitam. Kehadiran V-KOOL bisa dibilang menjadi momentum penting kebangkitan industri dan pasar kaca film di Indonesia. Selain melakukan promosi secara nasional, Linda bersama timnya memberikan edukasi terus menerus akan manfaat kaca film berteknologi canggih dengan bahan metal ini melalui pameran, press conference, ajang temu klien, dan lainnya. “Mengingat, fungsinya begitu banyak tak hanya menolak panas, tapi dari sisi kesehatan kita bisa terhindar efek negatif inframerah. Antara lain bersumber dari sinar ultraviolet, lampu pijar, pantulan sinar matahari, dan radiasi aspal yang terpapar sinar matahari siang. Semua ini adalah penyebab kulit terbakar, penyakit kanker, penuaan dini, dan kerusakan retina atau katarak. Selain manfaat kesehatan, berbagai aksesori mahal di dalam mobil juga terlindungi tidak cepat rusak seperti jok kulit, audio, dan hemat bahan bakar, sebab daya kerja AC bisa lebih diturunkan,” papar perempuan tangguh yang telah menggeluti usaha ini selama 23 tahun. Tak terasa outlet V-KOOL hingga kini sudah berjumlah 87 tersebar di 31 kota di Tanah Air. Jumlah karyawan di kantor pusat ada sekitar 200 termasuk para teknisi dan sampai saat ini tidak terjadi perampingan karyawan. Linda tetap optimis target di akhir tahun bisa tercapai, walaupun tidak sebagus tahun sebelumnya, akibat naiknya nilai dolar terhadap mata uang rupiah. Di tengah situasi ekonomi yang menantang, prestasi memuaskan berhasil dicapai kaca film V-KOOL dalam riset Top Brand Index (TBI) oleh Frontier Consulting Group di 15 kota besar di seluruh Indonesia. Di surveinya tahun ini, Frontier Consulting Group melibatkan 13.600 responden dan menggunakan tiga parameter yaitu, Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share. Dalam bahasa konsumen, merek peraih Top Brand adalah yang paling dikenal konsumen di Indonesia, banyak dibeli, dan mampu menciptakan loyalitas konsumen. Pada kategori kaca film mobil, nilai TBI V-KOOL sebesar 54,2%, sehingga mengukuhkan hasil ini sebagai kemenangan mutlak mengalahkan para kompetitor lainnya. Tangguh dan Cekatan Tahun 2019 Linda berkomitmen akan fokus lebih banyak ke retail dan market place sesuai tuntutan perkembangan zaman. Mengingat generasi milenial sekarang ini senang sekali berbelanja online. “Kami akan lebih banyak lagi mengembangkan kerjasama dengan berbagai pusat perbelanjaan daring. Saat ini kami sudah berkolaborasi dengan Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Blibli, dan Shopee.
Selain itu, V-KOOL Paint Protection Film atau PPF juga juga akan di-push di pasaran, karena yang namanya cat orisinal bodi mobil hanya bisa didapatkan sekali saja, jadi perlu diproteksi. Mobil second jika catnya masih asli cenderung harganya pun akan lebih mahal daripada yang bukan asli dari pabrik mobil. Itulah sebabnya, sejak pertama kali membeli mobil sebaiknya segera diproteksi, supaya terhindar dari lecet, baretan maupun perubahan warna. Apalagi, Indonesia mengalami hujan asam, polusi, dan debu saat menempel di mobil lalu dicuci akan meninggalkan goresan yang lama kelamaan jadi menumpuk,” lanjutnya dengan nada serius. Sehat Luar Dalam Berbicara mengenai cara menjaga kesehatan, Linda membuka rahasia bahwa dia tidak mau makan goreng-gorengan, makan secukupnya saja, dan hobi minum air hangat. Kesehatan adalah harta yang berharga baginya. Sudah sembilan tahun belakangan ini dia mengonsumsi nasi putih dan merah setiap hari dan lebih memilih masakan rumah daripada membeli dari luar. Saat ke kantor pun dia tak pernah lupa membawa bekal untuk makan siang.
Kopi instan dan minuman soda juga sudah lama tidak ‘disentuhnya’. Untuk pergerakan tubuh, dia rajin melakukan yoga atau senam. Sebelum berangkat ke kantor Linda tak pernah lupa memakai sunblock, agar kulit wajahnya tetap sehat. Tak heran tubuh dan wajah terlihat begitu fresh dan segar, meskipun dia memiliki beban berat harus mengembangkan perusahaannya lebih maju lagi. Saat tengah banyak masalah dia memilih ‘melarikan diri’ ke kegiatan meditasi, agar pikiran dan tubuh lebih tenang. Setelah itu, baru berusaha mencari solusi yang terbaik. Selama manusia masih hidup menurutnya tidak akan lepas dari masalah, entah itu urusan bisnis maupun keluarga. Saat ada persoalan cukup berat menghadang, satu kuncinya adalah dia tidak akan mengambil tindakan terburu-buru. Tapi, lebih memilih dipendam terlebih dahulu dan beristirahat tidur, lalu besoknya ketika sudah lebih segar baru dipikirkan kembali jalan keluarnya. Linda merasa beruntung memiliki pasangan hidup yang sangat bisa dia andalkan dalam bisnis maupun urusan keluarga. Perempuan yang memiliki dua putri ini bisa berbagi beban dengan sang suami, agar bisa meraih kesuksesan di pekerjaan maupun keluarga. Keduanya bahu-membahu dalam suka maupun duka membesarkan anak-anak dan perusahaan bersama-sama dengan passion yang tetap terus membara. (*) Artikel ini dalam versi cetak yang berjudul Linda Widjaja – Owner & Vice President PT VKOOL Indah Lestari, Passion Yang Tetap Membara telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Desember 2018.
Saat itu fungsi kaca film hanyalah untuk menggelapkan saja, agar privasi terjaga. Manfaat lain seperti menolak panas, ultraviolet atau inframerah belum ada dan pilihannya hanya tiga, yaitu warna biru, hijau atau hitam. Kehadiran V-KOOL bisa dibilang menjadi momentum penting kebangkitan industri dan pasar kaca film di Indonesia. Selain melakukan promosi secara nasional, Linda bersama timnya memberikan edukasi terus menerus akan manfaat kaca film berteknologi canggih dengan bahan metal ini melalui pameran, press conference, ajang temu klien, dan lainnya. “Mengingat, fungsinya begitu banyak tak hanya menolak panas, tapi dari sisi kesehatan kita bisa terhindar efek negatif inframerah. Antara lain bersumber dari sinar ultraviolet, lampu pijar, pantulan sinar matahari, dan radiasi aspal yang terpapar sinar matahari siang. Semua ini adalah penyebab kulit terbakar, penyakit kanker, penuaan dini, dan kerusakan retina atau katarak. Selain manfaat kesehatan, berbagai aksesori mahal di dalam mobil juga terlindungi tidak cepat rusak seperti jok kulit, audio, dan hemat bahan bakar, sebab daya kerja AC bisa lebih diturunkan,” papar perempuan tangguh yang telah menggeluti usaha ini selama 23 tahun. Tak terasa outlet V-KOOL hingga kini sudah berjumlah 87 tersebar di 31 kota di Tanah Air. Jumlah karyawan di kantor pusat ada sekitar 200 termasuk para teknisi dan sampai saat ini tidak terjadi perampingan karyawan. Linda tetap optimis target di akhir tahun bisa tercapai, walaupun tidak sebagus tahun sebelumnya, akibat naiknya nilai dolar terhadap mata uang rupiah. Di tengah situasi ekonomi yang menantang, prestasi memuaskan berhasil dicapai kaca film V-KOOL dalam riset Top Brand Index (TBI) oleh Frontier Consulting Group di 15 kota besar di seluruh Indonesia. Di surveinya tahun ini, Frontier Consulting Group melibatkan 13.600 responden dan menggunakan tiga parameter yaitu, Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share. Dalam bahasa konsumen, merek peraih Top Brand adalah yang paling dikenal konsumen di Indonesia, banyak dibeli, dan mampu menciptakan loyalitas konsumen. Pada kategori kaca film mobil, nilai TBI V-KOOL sebesar 54,2%, sehingga mengukuhkan hasil ini sebagai kemenangan mutlak mengalahkan para kompetitor lainnya. Tangguh dan Cekatan Tahun 2019 Linda berkomitmen akan fokus lebih banyak ke retail dan market place sesuai tuntutan perkembangan zaman. Mengingat generasi milenial sekarang ini senang sekali berbelanja online. “Kami akan lebih banyak lagi mengembangkan kerjasama dengan berbagai pusat perbelanjaan daring. Saat ini kami sudah berkolaborasi dengan Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Blibli, dan Shopee.
Selain itu, V-KOOL Paint Protection Film atau PPF juga juga akan di-push di pasaran, karena yang namanya cat orisinal bodi mobil hanya bisa didapatkan sekali saja, jadi perlu diproteksi. Mobil second jika catnya masih asli cenderung harganya pun akan lebih mahal daripada yang bukan asli dari pabrik mobil. Itulah sebabnya, sejak pertama kali membeli mobil sebaiknya segera diproteksi, supaya terhindar dari lecet, baretan maupun perubahan warna. Apalagi, Indonesia mengalami hujan asam, polusi, dan debu saat menempel di mobil lalu dicuci akan meninggalkan goresan yang lama kelamaan jadi menumpuk,” lanjutnya dengan nada serius. Sehat Luar Dalam Berbicara mengenai cara menjaga kesehatan, Linda membuka rahasia bahwa dia tidak mau makan goreng-gorengan, makan secukupnya saja, dan hobi minum air hangat. Kesehatan adalah harta yang berharga baginya. Sudah sembilan tahun belakangan ini dia mengonsumsi nasi putih dan merah setiap hari dan lebih memilih masakan rumah daripada membeli dari luar. Saat ke kantor pun dia tak pernah lupa membawa bekal untuk makan siang.
Kopi instan dan minuman soda juga sudah lama tidak ‘disentuhnya’. Untuk pergerakan tubuh, dia rajin melakukan yoga atau senam. Sebelum berangkat ke kantor Linda tak pernah lupa memakai sunblock, agar kulit wajahnya tetap sehat. Tak heran tubuh dan wajah terlihat begitu fresh dan segar, meskipun dia memiliki beban berat harus mengembangkan perusahaannya lebih maju lagi. Saat tengah banyak masalah dia memilih ‘melarikan diri’ ke kegiatan meditasi, agar pikiran dan tubuh lebih tenang. Setelah itu, baru berusaha mencari solusi yang terbaik. Selama manusia masih hidup menurutnya tidak akan lepas dari masalah, entah itu urusan bisnis maupun keluarga. Saat ada persoalan cukup berat menghadang, satu kuncinya adalah dia tidak akan mengambil tindakan terburu-buru. Tapi, lebih memilih dipendam terlebih dahulu dan beristirahat tidur, lalu besoknya ketika sudah lebih segar baru dipikirkan kembali jalan keluarnya. Linda merasa beruntung memiliki pasangan hidup yang sangat bisa dia andalkan dalam bisnis maupun urusan keluarga. Perempuan yang memiliki dua putri ini bisa berbagi beban dengan sang suami, agar bisa meraih kesuksesan di pekerjaan maupun keluarga. Keduanya bahu-membahu dalam suka maupun duka membesarkan anak-anak dan perusahaan bersama-sama dengan passion yang tetap terus membara. (*) Artikel ini dalam versi cetak yang berjudul Linda Widjaja – Owner & Vice President PT VKOOL Indah Lestari, Passion Yang Tetap Membara telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Desember 2018.




























