Smesco Dorong Penumbuhan Bisnis Startup dengan Akses Digital

Smesco Dorong Penumbuhan Bisnis Startup dengan Akses Digital
Manado, Obsessionnews.com - Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM), atau Smesco Indonesia bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mendorong penumbuhan wirausaha baru (startup business), dengan memanfaatkan teknologi digital. Startup dikatakan harus mengakses teknologi digital agar bisa bersaing di “Jaman Now”. Pernyataan itu dikemukakan Direktur Utama Smesco Indonesia Emilia Suhaimi dalam acara Gebyar UKM di Kota Manado, Sulawesi Utara, Selasa (13/11/2018). Acara ini mengambil tema “UKM Indonesia Jaman NOW : Kewirausahaan + Pemasaran=Sukses Bisnis”. “Pertemuan ini seperti mengingatkan saya kembali tantangan di “Jaman NOW”. Jaman dimana mau tidak mau, suka tidak suka, teknologi informasi dan komunikasi akan merasuki seluruh sendi sendi kehidupan manusia,” kata Emilia.  Emilia mengatakan usaha rintisan akan mudah “naik kelas” apabila usaha yang dijalankan mampu berinovasi, dan mendapat sentuhan digital berupa aplikasi teknologi informasi. Proses bisnis yang menggunakan perangkat seperti pembaca kartu, barcode, RFID, face recognition, ice, internet of things harus mampu dijawab oleh startup. “Dimana antar sistem sudah saling terhubung dan bertukar data. Endorsement dan testemoni di medsos juga menjadi pengukur layanan pelanggan dan bisa berpengaruh pada jalannya usaha,” ujar Emilia. Di tengah tantangan tersebut, Smesco tetap mampu memberikan layanan pemasaran pada KUKM dapat bertahan agar tak tergerus oleh kemajuan jaman. Smesco bergerak di bidang layanan pemasaran KUKM dengan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU). “Smesco bertekad menjadi one stop shopping, destination dan meeting point bagi pelaku usaha UMKM dan masyarakat, dengan menyediakan ruang pameran  dan layanan permanent display/showroom ritel produk unggulan KUKM dari 34 provinsi di  Indonesia,” katanya.  Tak hanya itu, Smesco juga memberikan konsultasi manajemen pemasaran bagi KUKM, menyediakan layanan penyewaan ruang kantor, tempat pertemuan, pameran, seminar, wedding, dan sarana pendukung lainnya (Bank, ATM, Money Changer, Travel Agent, Convenience store, Resto & Café, fitness center). “Dalam layanan pemasaran tersebut Smesco telah merevitalisasi paviliun propinsi menjadi tempat display permanen, pusat promosi dan pemasaran produk unggulan KUKM daerah yang  berciri identitas daerah, local heritages, dan keunikan dari 34 provinsi di Indonesia,” papar Emilia. Dalam memasarkan produk UKM di paviliun  propinsi, Smesco mengkombinasikan interaksi antara online dan offline untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengalaman pelanggan. Dimana para pembeli dapat langsung memilih, memberikan tanggapan dan keluhan serta dapat bertransaksi dengan datang di pavilion propinsi.  Semula Smesco memfasilitasi KUKM untuk menjadi merchant di 7 marketplace unicorn Indonesia seperti Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, blibli, bhineka dan Elevania. Saat ini sudah sebanyak 580 KUKM mitra Smesco dan 1.872 SKU produk telah terfasilitasi.  “Dalam kelanjutannya, Smesco Indonesia akan membangun marketplace sendiri dengan domain smescotrade.com untuk pelaku KUKM yang sudah go online,” tutup Emilia. (Has)