PSG Menang, Neymar Dilempari Botol

Paris Saint-Germain keluar sebagai pemenang edisi terbaru Le Classique dengan pencundangi Olympique Marseille 2-0, pada journee ke-11 Ligue 1 Prancis, Senin (29/10) dini hari WIB. Layaknya sejarah Le Classique, bentrok kali ini berjalan dengan atmosfer yang panas. Apalagi duel dimainkan di markas Marseille, Stafe Velodrome, di mana suporter mereka dikenal amat ganas terhadap tim tamu. Namun, satu pemandangan tak mengenakkan pun hadir, tatkala suporter Marseille melempari botol dan berbagai benda ringan pada pemain PSG. Sasaran utamanya? Tentu saja bintang terdepan sang rival, Neymar. Pemandangan tak sedap terlihat di Le Cassique, tatkala suporter Olympique Marseille melempari bintang terdepan PSG, Neymar, dengan botol. Tak terima dengan sikap rusuh para suporter Marseille, Neymar pun menunjukkan rasa kesalnya. Dia kemudian menuntut keadilan dari federasi sepakbola Prancis, untuk menangani masalah yang musim lalu juga dirasakannya ini. “Itu [melempar botol] bukan hal yang benar untuk dilakukan. Saya pikir pihak berwenang, bukan hanya wasit, tetapi orang-orang yang menjalankan sepakbola di Prancis harus mengambil beberapa tindakan,” kecam Neymar, seperti dikutip Canal +. “Ini tidak dapat terjadi karena setiap kali kami bermain di sini, suporter Marseille pasti melempar sesuatu kepada kami. Lagipula ini berbahaya, bisa menyebabkan luka, dan saya tidak menyukainya. Saya harap orang-orang yang bertanggung jawab dapat mengambil tindakan,” tandasnya kesal. (goal.com)





























