Kodim Jember Serukan 'Netralitas TNI Harga Mati'

Jember, Obsessionnews.com - Terkait dengan netralitas TNI dalam Pemilu serentak dan Pilpres 2019, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar menegaskan bahwa netralitas TNI merupakan harga mati dan ia pun memohon agar TNI jangan sampai didorong ke kanan maupun ke kiri. “Netralitas TNI harga mati. TNI bersama Polri biarlah netral terutama dalam mengamankan Pemilu 2019 ini,” tutur Letkol Inf Arif Munawar pada pengajian Jumat (28/9/2018) siang, dilakukan di Aula Kodim 0824 Jember, Jawa Timur. Hadir pada pengajian ini, perwakilan dari Polres Jember, KH Hamid Hasbullah dari PP Al Azhar Jember, KH Jadid Jauhari dari PP Asunniyah Kencong, KH Umar dari PP Al Qodiri Jember, KH Mahdi dari PP Darrusalam Patrang, KH Khiliq dari PP Tanfidul Qur’an Mumbulsari dan Gus Tamrin dari Patrang serta jamaah 150 orang. Pokok pembahasan diantaranya, mengajak Umat Islam untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Kemudian, menyatakan bahwa Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden adalah ihtiar semata dan yang menentukan sesungguhnya adalah Allah SWT. Untuk itu, silakan memilih (berihtiar) dan pemenangnya adalah urusan Allah SWT, kemudian menyerukan bahwa money politic adalah haram hukumnya.
Dalam diskusi juga diungkapkan bahwa sebagai negara yang memiliki penduduk terbesar beragama Islam dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres harus tetap menjunjung tinggi dan mengutamakan ukuwah Islamiyah dan Ukuwah Wathoniyah, mempertahankan NKRI dengan dasar negara Pancasila serta UUD 1945. Mendukung TNI-Polri Netral dalam proses Pemilu 2019 serta bersama masyarakat ikut mengawasi dan mengamankan pelaksanaan Pemilu 2018 agar berjalan dengan jujur dan adil. Itulah diantaranya diskusi yang dilakukan oleh Jamaah LPAI Di Aula Kodim 0824 Jember yang dipimpin oleh KH Hamid Hasbullah dan KH Jadid Jauhari bersama 150 jemaah yang hadir. Sebagai kabupaten dengan penduduk mayoritas beragama Islam, Kabupaten Jember memiliki banyak tokoh ulama dan sebagian dari ulama tersebut membentuk suatu kelompok Pengajian yang diberi nama Lajnah Pembinaan Ahlaq Islamiyah (LPAI) disamping pengajian juga dilakukan diskusi membahas isu-isu terkini dikaitkan dengan pandangan Agama Islam. Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar menyatakan, TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat tentunya sangat terbuka dengan para ulama. “Untuk itu silakan mungkin suatu ketika memerlukan tempat ini (Kodim) kita sangat terbuka sekali,” tuturnya. [caption id="attachment_261916" align="alignnone" width="640"]
Apel pagi, Jumat (28/9), yang dihadiri
Danramil, Perwira Staf, Anggota dan Persit Kartika Chandra Kirana
(Persit KCK) Cabang XXXVIII Kodim 0824.[/caption] Sebelumnya, pada apel pagi Jumat (28/9) ini, Dandim 0824 menginstruksikan kepada anggota TNI yang terutrama saat melaksanakan tugas pengamanan Pemilu/Pilpres 2019 agar menjunjung tinggi Netralitas TNI. “Kepada Persit KCK dan PNS yang memiliki hak politik juga harus netral, gunakan hak pilih dengan baik dan benar. Silakan pilih Legislatif dan Presiden sesuai dengan hati nurani masing-masing,” tandas Letkol Inf Arif Munawar. (Red)
Dalam diskusi juga diungkapkan bahwa sebagai negara yang memiliki penduduk terbesar beragama Islam dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres harus tetap menjunjung tinggi dan mengutamakan ukuwah Islamiyah dan Ukuwah Wathoniyah, mempertahankan NKRI dengan dasar negara Pancasila serta UUD 1945. Mendukung TNI-Polri Netral dalam proses Pemilu 2019 serta bersama masyarakat ikut mengawasi dan mengamankan pelaksanaan Pemilu 2018 agar berjalan dengan jujur dan adil. Itulah diantaranya diskusi yang dilakukan oleh Jamaah LPAI Di Aula Kodim 0824 Jember yang dipimpin oleh KH Hamid Hasbullah dan KH Jadid Jauhari bersama 150 jemaah yang hadir. Sebagai kabupaten dengan penduduk mayoritas beragama Islam, Kabupaten Jember memiliki banyak tokoh ulama dan sebagian dari ulama tersebut membentuk suatu kelompok Pengajian yang diberi nama Lajnah Pembinaan Ahlaq Islamiyah (LPAI) disamping pengajian juga dilakukan diskusi membahas isu-isu terkini dikaitkan dengan pandangan Agama Islam. Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Arif Munawar menyatakan, TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat tentunya sangat terbuka dengan para ulama. “Untuk itu silakan mungkin suatu ketika memerlukan tempat ini (Kodim) kita sangat terbuka sekali,” tuturnya. [caption id="attachment_261916" align="alignnone" width="640"]
Apel pagi, Jumat (28/9), yang dihadiriDanramil, Perwira Staf, Anggota dan Persit Kartika Chandra Kirana
(Persit KCK) Cabang XXXVIII Kodim 0824.[/caption] Sebelumnya, pada apel pagi Jumat (28/9) ini, Dandim 0824 menginstruksikan kepada anggota TNI yang terutrama saat melaksanakan tugas pengamanan Pemilu/Pilpres 2019 agar menjunjung tinggi Netralitas TNI. “Kepada Persit KCK dan PNS yang memiliki hak politik juga harus netral, gunakan hak pilih dengan baik dan benar. Silakan pilih Legislatif dan Presiden sesuai dengan hati nurani masing-masing,” tandas Letkol Inf Arif Munawar. (Red)





























