Michellina Bawa Bank Danamon ke Era Transaksi Digital

Telah ‘mencicipi’ asam garam di industri perbankan dan keuangan Tanah Air maupun mancanegara, kini Michellina tengah giat membesarkan bank Danamon dari segi layanan digital maupun pendanaan.
Jakarta, Obsessionnews.com - Michellina Laksmi Triwardhany kini tengah berupaya membawa Bank Danamon ke era transaksi digital seiring perkembangan zaman. Sejak awal tahun 2018 frekuensi transaksi digital sudah lebih meningkat, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, transaksi melalui layanan digital telah menyentuh angka di atas 50%. Saat ini, transaksi via cabang hanya berkisar pada nominal besar yang memerlukan fasilitas khusus perbankan. Melihat respon masyarakat yang cukup tinggi terhadap layanan digital, peningkatan pun terus dilakukan di berbagai lini. Beberapa strategi seperti pengembangan kualitas, optimalisasi layanan mobile hingga internet banking tengah gencar dilakukan. Bertekad membawa perusahaan masuk ke era digital, lulusan computer science ini menargetkan pengelolaan aneka investasi deposito maupun kartu kredit berbasis digital banking. Inisiatif-inisiatif strategis jangka panjang Bank Danamon juga terus menunjukkan hasil. Upaya diversifikasi mesin pertumbuhan bank menorehkan konsistensi peningkatan kinerja pada segmen UKM, consumer mortgage, maupun pembiayaan kendaraan bermotor. Struktur pendanaan bank juga membaik, seperti yang ditunjukkan pertumbuhan Giro dan Tabungan (CASA). Nilainya naik 9% menjadi Rp50,9 triliun. Sementara itu, rasio CASA membaik menjadi 48,2% dari 44,3% di periode yang sama pada tahun sebelumnya, karena peningkatan rekening tabungan yang bersifat granular. Struktur pendanaan yang lebih baik ini menghasilkan biaya dana (Cost of Fund) lebih rendah dan membangun pondasi yang baik untuk pertumbuhan ke depannya. Lebih lanjut, rasio kredit terhadap total pendanaan atau Loan to Funding Ratio (LFR) terkelola dengan baik pada 94,1%. Untuk kinerja semester pertama di 2018, Bank Danamon menerangkan bahwa laba bersih setelah pajak berada di posisi stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai Rp2 triliun. Pada semester 2018, portofolio kredit Bank Danamon bergeser menuju segmen non-mass market. Total portofolio kredit dan trade finance bank tumbuh 4% menjadi Rp133,9 triliun pada semester pertama tahun ini dibandingkan setahun sebelumnya sebesar Rp128,3 triliun. Di bawah kepemimpinan lulusan University of North Texas ini, Bank Danamon juga meraih penghargaan Best Cash Management Solutions untuk kategori ‘New Economy Solutions’ dalam ajang The Asset Triple A – Treasury, Trade, Supply Chain, and Risk Management Awards 2017 yang diadakan Majalah The Asset pada 2017. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keunggulan lembaga keuangan se-Asia Pasifik yang rutin diberikan setiap tahun. (Indah Kurniasih) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018




























