Merry Harun Sang ‘Ibu Canon’

Merry Harun Sang ‘Ibu Canon’

Ketekunan dalam berkarier mengantarkannya menjabat posisi director PT Datascrip. Dia memiliki strategi dan terobosan supaya bisnis tetap eksis dan bertahan di tengah kondisi sesulit apapun, bahkan menjadi market leader.

Jakarta, Obsessionnews.com - Nama Merry Harun barangkali telah dikenal sebagai sang ‘Ibu Canon’. Dia adalah wanita tangguh di balik sukses Canon Indonesia. Sosok yang energik, dinamis, dan tegas ini berhasil membuktikan integritasnya dalam memimpin Divisi Canon di Datascrip. Wanita yang mengawali kariernya di Datascrip sebagai assistant division manager tahun 1990 ini selalu menargetkan produk-produknya menjadi market leader. Terbukti saat printer Canon sepopuler kamera Canon. Meskipun tren saat ini masyarakat gemar menggunakan kamera smartphone, euforia pasar kamera tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, berdasarkan data riset Canon berbagai sumber, sepanjang tahun 2017 kamera digital Canon kembali berhasil menjadi pemegang pangsa pasar nomor satu kamera digital di Indonesia. Baik di kategori digital compact camera, digital single lens reflex (DSLR) camera, maupun mirrorless interchangeable lens camera (MILC). Canon melalui Datascrip berhasil meraih penghargaan Indonesia Netizen Brand Choice Award 2017 untuk kategori kamera digital sebagai Most Popular Digital Camera #NetizenChoice dari Warta Ekonomi. Canon juga meraih penghargaan Solo Best Brand Index (SBBI) 2018 sebagai merek terbaik untuk kategori kamera dan printer. Keberhasilan Canon dan Datascrip dalam mempertahankan kepemimpinan di pasar kamera digital tak lepas dari dukungan penyediaan layanan purnajual yang dihadirkan bagi para konsumen serta inovasi produk yang selalu berorientasi pada kebutuhan pengguna. Di tengah menurunnya industri ritel, Datascrip justru membuka gerai Canon Image Square di sembilan kota di Indonesia. “Konsep di gerai Canon Image Square konsumen dapat mencoba dan merasakan langsung produk-produk Canon, sehingga memberikan pengalaman tersendiri, untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan,” tukas Merry. Menurutnya, Canon selalu menghadirkan produk-produk unggulan untuk menjawab kebutuhan dan perkembangan zaman. Termasuk jajaran kamera mirrorless yang kian digemari dan turut mendorong majunya dunia fotografi maupun videografi sebagai bagian dari industri ekonomi kreatif di Indonesia. Selain itu demi menjaga pangsa pasar, Datascrip harus mengintensifkan berbagai saluran mulai dari ritel, pasar modern, hingga B2B yang diperkuat. Direksi bertangan dingin ini berharap para karyawan dan stafnya bisa berprestasi dan mampu memotivasi diri. “Kami harus bisa mengimbangi, menyesuaikan diri, dan terus belajar, agar bisa bertarung di market yang kompetitif. Namun, tetap mengacu pada prinsip segmentation, targeting, dan positioning. Jadi, beda produk, lain pula strateginya. Ciri khas Canon adalah high quality dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya. (Angie Diyya) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018