Kiprah Lauren Sebagai Bankir Torehkan Catatan Gemilang

Kiprah Lauren Sebagai Bankir Torehkan Catatan Gemilang

Berpengalaman selama 28 tahun di industri keuangan dan perbankan, kiprah Lauren sebagai bankir terus menorehkan catatan gemilang dia menaruh perhatian kepada wanita pengusaha.

Jakarta, Obsessionnews.com - Telah memulai tonggak kepemimpinan di berbagai perusahaan perbankan sejak tahun 1999, kredibilitas Lauren Sulistiawati telah membawanya ke puncak pimpinan di Bank Commonwealth sejak 2016 silam. Mengepalai perusahaan perbankan yang satu ini, Lauren kini tengah menjalankan transformasi perusahaan yang sebelumnya menyasar korporasi atau komersial, kini menjadi retail dan SME. Bukanlah hal yang mudah dilakukan, tapi peraih Magna Cum Laude San Francisco State University ini berupaya menjalankan keinginan perusahaan untuk berkontribusi pada program prioritas di Tanah Air. Partisipasi yang kini tengah diupayakan adalah mendorong inklusi keuangan, literasi keuangan, maupun digital banking. Mengadakan transformasi dan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan prima pada para nasabah, Lauren berhasil membawa perusahaan perbankan yang didirikan pada tahun 1911 sebagai bank pemerintah Australia ini menjadi salah satu bank teratas di Tanah Air. Berdasarkan survei Bank Service Excellence Monitor (BSEM) 2018, yang diselenggarakan oleh Marketing Research Indonesia (MRI) bekerja sama dengan Infobank, Bank Commonwealth menduduki posisi teratas sebagai bank dengan pelayanan paling prima di Indonesia. Untuk menjaga posisi tersebut, wanita asal Bojonegoro ini rutin mengadakan program pelatihan dan pengembangan SDM yang dilakukan secara berkala. Tidak hanya itu, inovasi pelayanan digital juga terus dicanangkan untuk meningkatkan pelayanan bagi para nasabah. Pada tahun 2018, perusahaan ini menargetkan 100 Tyme Digital Kiosk baru di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Semarang, dan Denpasar. Langkah itu merupakan satu upaya untuk mempermudah pelayanan bank secara digital. Saat ini, sudah ada 80 Tyme Digital Kiosk yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia. Tidak hanya berupaya memudahkan pelayanan berbasis digital, rencana pemasangan Tyme Digital Kiosk baru juga diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menjadi nasabah baru di Bank Commonwealth. Selain Tyme Digital Kiosk, produk kredit tanpa agunan (KTA) yang diluncurkan beberapa waktu lalu memperoleh rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI), berkat kredit tanpa agunan pertama yang pengajuannya tanpa digital dan mendapatkan keputusan seketika. Penghargaan ini kali kedua diraih setelah Tyme Digital Kiosk sebagai platform digital banking pertama dengan pembukaan rekening dalam waktu 10 menit. Women Investment Series (WISE) yang telah berjalan sejak 2014 terus bergulir hingga saat ini. Mulai tahun 2016, Bank Commonwealth kian memperluas segmen yang dituju, yakni pemberdayaan pengusaha wanita Indonesia. Lauren menjelaskan, “Beberapa mitra kami adalah IWAPI dan Austrade melalui program Women in Global Business. Bersama-sama, kami memberikan pelatihan dan pembekalan kepada para pengusaha wanita. Tujuannya agar setiap pribadi menjadi lebih savvy dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis mereka ke depannya.” (Silvy Riana Putri) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018