Yusril Tak Mau Ambil Pusing Soal Survei LSI Denny JA

Yusril Tak Mau Ambil Pusing Soal Survei LSI Denny JA
Jakarta, Obsessionnews.com - Survei  yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyimpulkan ada enam partai politik berpeluang kecil untuk lolos Parliamentary Threshold (PT) dan menempatkan wakilnya di parlemen. Salah satunya Partai Bulan Bintang (PBB). Menanggapi masalah tersebu, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra tak mau ambil pusing atas temuan hasil survey itu. Namun hal itu akan dijadikan masukan bagi partainya. "Semua survei itu kami baca dan kami perhatikan positif dan negatifnya. Itu kami jadikan sebagai bahan masukan," ujar Yusril saat ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (13/9/2018). Terkait hasil survei tersebut, PBB akan semakin mempelajari kelemahan dan berusaha memperbaiki. Menurut Yusril, masih ada cukup waktu bagi partainya untuk melakukan pembenahan. Selain itu, tidak ada pilihan lain selain memperkuat basis suara dan memperluas jangkauan massa pemilih. Ia menambahkan, PBB bisa meraih suara pemilih yang pada pemilu sebelumnya menyatakan golput atau tidak memilih. "Pemilu yang lalu, golput itu ada 56 juta. Mereka yang selama ini golput, tentu akan melihat alternatif. Kami mendorong supaya mereka tidak golput dan memberikan suaranya. Itu akan ada pengaruhnya juga," kata Yusril. Survei LSI Seperti diketahui temuan terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyimpulkan ada enam partai politik berpeluang kecil untuk lolos PT dan menempatkan wakilnya di parlemen. Hal itu dikarenakan saat ini elektabilitas keenam partai tersebut di bawah 1%. Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby menyebutkan, jika pun disimulasikan dengan menambah margin of error survei 2.9 %, elektabilitas keenam partai tersebut tak cukup untuk lolos PT 4 %. “Butuh keajaiban dari keenam partai untuk bisa lolos PT pemilu 2019,” ujar Adjie di Kantornya, Jl Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9). Dia mengungkapkan, keenam Partai yang dimaksud adalah Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, Partai Garuda dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Dari survei LSI Denny JA itu, elektabilitas Partai Hanura 0,6%, PBB 0,2%, PSI 0,2%, Partai Berkarya 0,1%, Partai Garuda 0,1% dan PKPI 0,1%. Adapun jumlah responden dalam survei itu sebanyak 1200 orang. Survei ini dilakukan LSI pada 12-19 Agustus 2018 melalui face to face interview menggunakan kuesioner. Kemudian, margin of error +/- 2,9%. Sedangkan survei itu dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia. (Poy)