Balapan di Misano, Marquez Akui Kecepatan Duo Ducati

Balapan di Misano, Marquez Akui Kecepatan Duo Ducati
Jakarta, Obsessionnews.com - Pembalap Honda Marc Marquez berhasil finis sebagai runner-up di MotoGP San Marino, Minggu (9/9/2018). Marquez mengaku keberhasilan finis di belakang Andrea Dovizioso sudah optimal. Berita tentang pembalap Marquez di MotoGP San Marino ini menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Senin (10/9) pukul 12.19 WIB berita ini ditelusuri lebih dari 50.000 kali. Marquez, menilai balapan di Sirkuit Misano, tidak mudah bagi dirinya. Selain mengalami kesulitan dengan motor yang ditungganginya, duo Ducati, Doviozoso dan Jorge Lorenzo, tampil sangat cepat. Alhasil, pria dengan julukan The Baby Alien ini tidak mampu menandingi superioritas dua pembalap dari pabrikan asal Italia tersebut. Beruntung Lorenzo terjatuh hanya dua lap jelang finis sehingga membuatnya menempati posisi kedua. "Sejujurnya, saya hanya mengikuti dua pembalap Ducati. Saya tidak bisa melewati mereka. Saya bisa melewati Jorge karena dia membuat kesalahan," ujar pembalap berusia 25 tahun tersebut. "Kami bertarung (untuk) tiga lap, atau empat lap, karena saya agresif di area itu. Namun, saat saya mengikuti mereka (dua pembalap Ducati), saya tidak bisa melewati mereka," tambah Marquez. Marquez Makin Kukuh di Klasemen Sementara MotoGP 2018 Keberhasilan finis sebagai runner-up membuat Marc Marquez makin kukuh di klasemen sementara MotoGP 2018. Ia mengoleksi 221 poin atau unggul 67 poin dari posisi kedua yang saat ini ditempati Dovizioso. Dengan menambahkan keunggulannya di puncak klasemen MotoGP 2018. Marquez cukup nyaman dengan unggul 67 poin, dia pun  membeberkan target di enam seri sisa musim ini. Rider Repsol Honda itu harus puas dengan finis kedua di MotoGP San Marino. Marquez finis di belakang rider Ducati Andrea Dovizioso, memanfaatkan jatuhnya Jorge Lorenzo dua lap sebelum finis ketika berada di posisi kedua. "Kami beranjak dari Misano dengan (keunggulan) 67 poin, saya sedemikian gembira, dan kini kami akan menuju Aragon, sebuah sirkuit yang saya sukai," kata Marquez seperti dikutip dari Crash.net. MotoGP Aragon berlangsung pada 23 September mendatang. Sejak diselenggarakan mulai tahun 2010, Marquez sudah empat kali meraih kemenangan di seluruh kelas. Tiga di antaranya terjadi di kelas primer, termasuk dua musim terakhir. "Hari ini kami sudah berusaha menggeber. Di Austria (saat finis kedua) pun demikian sampai putaran terakhir," ujar Marquez. "Di Aragon nanti saya akan menggeber lagi, tapi kita lihat bagaimana situasinya nanti. Jika kami tak bisa meraih kemenangan, tujuannya adalah finis di atas podium dalam seluruh balapan. Itulah target saya," tambahnya. (Poy)