Ivy Konsisten Majukan Perusahaan dengan Perjuangan

Ivy Konsisten Majukan Perusahaan dengan Perjuangan

Memasuki dua dekade berbakti untuk bisnis keluarga, Ivy konsisten memajukan perusahaan yang dirintis sang ayah dengan penuh perjuangan. Intuisi bisnis dan kerja kerasnya membuahkan perkembangan bisnis menjanjikan di masa mendatang.

Jakarta, Obsessionnews.com - Kamadjaja Logistics merupakan anak usaha Kamadjaja Group yang berdiri sejak 1968. Dibangun oleh Hura Kamadjaja dan kemudian dilanjutkan oleh kedua anaknya, Ivan Kamandjaja dan Ivy Kamandjaja. Sang ayah menilai keunggulan putrinya berada di sektor marketing. Loyalitas dan kapabilitas Ivy terlihat dari sinergitas inovasi dengan kemajuan zaman, misalnya teknologi. Salah satu contoh nyata adalah mengawinkan platform digital ke dalam ranah operasional maupun keuangan perusahaan. “Kami menyebutnya integrated logistics platform. Tujuannya agar operasional kami semakin simpel, lancar, dan personalize. Pada akhirnya, secara biaya operasional sangat efektif, sehingga berimbas pada biaya yang kami kenakan kepada klien. Prinsip Kamadjaja Logistics adalah bagaimana memberikan layanan logistik dengan biaya seefisien mungkin,” ujar Ivy bersemangat. Dia pun menyampaikan platform digital menjadi hal mutlak, karena cakupan areanya cukup luas. Melihat dari kondisi negara kepulauan, langkah ini bisa ‘memangkas’ sejumlah biaya dan efisiensi kerja. Misalnya, fasilitas Distribution Center (DC) yang mencapai 29 buah tersebar di 16 kota utama di Indonesia, sehingga mampu menjangkau 400 kota tujuan di pelosok Nusantara. Sebagai pionir dalam industri logistik, Kamadjaja juga telah memiliki Klog Park seluas 180.000 meter persegi dengan sejumlah fasilitas dan layanan berstandar internasional. Sejak dua tahun lalu, bahkan telah diresmikan sebagai pengelola Pusat Logistik Berikat (PLB) oleh Presiden Joko Widodo. Menelaah dari laporan bisnisnya pada 2017, perusahaan ini memiliki 355 destination point ataupun 29 distribusi, tiga pusat logistik berikat, dan 350 klien. Nama-nama tersebut masuk ke dalam daftar Fortune 500. Di antaranya Nestle, Unilever, Holcim hingga Daikin. Alumnus University of Technology Sidney jurusan marketing and management tersebut terbilang andal dalam bidang yang telah dipelajari saat studi dulu. Sudah sewajarnya, bila dia ditunjuk sebagai pembicara ataupun penasihat ketika bicara dunia logistik di Indonesia. Pada bulan Juni silam, Ivy ditunjuk sebagai Konsul Jenderal Kehormatan Inggris oleh Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik. Dia berperan sebagai penghubung kedua negara, yakni Indonesia-Inggris, terutama dalam bidang ekonomi. Beragam apresiasi juga disematkan kepadanya. Sebut saja The Best Industry Marketing Champion 2017 for the Logistic Sector dari Marketeer of The Year (MOTY) award. Perusahaannya pun mengoleksi sejumlah penghargaan, antara lain Anugerah Manajemen Indonesia 2018. Kriteria penilaiannya diberikan kepada perusahaan yang bertransformasi demi meningkatkan daya saing organisasi.Nominatornya beragam dari perusahaan plat merah maupun swasta berskala menengah dan besar. Kamadjaja Corporate University juga meraih penghargaan ‘Indonesia’s Best Practices of Corporate University 2018’ sebagai Top 3 Peserta Terbaik untuk kategori Non-Financial Services dari majalah SWA. (Silvy Riana Putri) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018