Ini Peran Vital Endang di SDM, Umum, dan IT Perum Perhutani

Ini Peran Vital Endang di SDM, Umum, dan IT Perum Perhutani

Endang memiliki peran vital untuk mengelola manajemen SDM yang ada, Terlebih dalam menyongsong revolusi industri 4.0.

Jakarta, Obsessionnews.com - Lama meniti karier di dunia kehutanan, membuat Endang Suraningsih kini dipercaya sebagai Direktur SDM, Umum, dan IT Perum Perhutani sejak Agustus 2017. Kepercayaan yang diberikan Menteri BUMN Rini Soemarno itu dijawab olehnya dengan hasil kinerja yang membanggakan. Kompetensi, kecepatan, keberanian, dan kematangan berlandaskan ketulusan hati adalah kunci di balik kesuksesannya membawa Perhutani sebagai perusahaan plat merah menuju ke arah yang lebih baik. Mengelola hutan sebesar 2.566.889 hektar di seluruh tanah Jawa ini terbilang tanggung jawab yang dipegang oleh Endang. Daya kreativitasnya diuji untuk memastikan kualitas SDM yang dimiliki bisa memberikan percepatan pertumbuhan Perhutani, sehingga perusahan tetap eksis dan mampu bersaing dengan kompetitornya. Oleh karena itu, dia membutuhkan orang-orang yang tetap untuk mengelola seluruh wilayah Perhutani maupun mengeksplor potensi yang ada. Kurang lebih satu tahun memegang peranan itu, kinerja Perhutani terlihat meningkat. Contohnya dalam laporan perusahan kinerja tiga bulan pertama 2018, Perhutani berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp906,75 miliar. Angka ini melonjak 65,68% dibandingkan periode yang sama, kuartal I tahun 2017. Dengan kenaikan pendapatan, Perhutani mengantongi laba Rp128,4 miliar. Kenaikannya 5,8% year on year. Pendapatan terbesar Perhutani saat ini masih disokong paling besar dari kayu jati dan terpentine-nya. Meski di sisi lain juga ada sumbangsih faktor pendukung lain dari sektor perkebunan dan pariwisata. Bahkan hingga Maret 2018, realisasi produksi kayu jati dan rimba Perhutani telah mencapai 126.743 meter persegi alias 15% target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018. Adapun realisasi getah pinus mencapai 18.870 ton atau 19,73% target, realisasi daun kayu putih mencapai 2.274 ton atau 4,7%. Kemudian, hasil kunjungan wisatawan sebanyak tiga juta pengunjung atau baru 29,89% target tahun 2018. Endang menargetkan pendapatan tahun 2018 Rp4,16 triliun alias naik 14% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, laba ditargetkan sebesar Rp442,349 miliar. Kesuksesan Perhutani dalam mencapai pendapatan maksimal tentu tak lepas berkat tangan seluruh pegawai atau karyawan yang memiliki visi yang sama. Namun paling tidak, sebagai direktur dia memiliki peran vital untuk mengelola manajemen sumber daya yang ada. Diakui bahwa SDM yang bagus tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan teknologi IT yang canggih. Terlebih dalam menyongsong revolusi industri 4.0, yaitu konektivitas zaman, manusia, mesin, dan data menjadi faktor penting dari kemajuan industri. Untuk itu, dia terus mendorong seluruh insan Perhutani harus memilik kecakapan di bidang IT. Atas capaian dan kerja kerasnya, Endang mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, di antaranya Dewi BUMN Award 2018 dari Forum Humas BUMN. (Arif Rahman Hakim) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018