Unsoed Peduli Lombok Galang Bantuan Korban Gempa

Purwokerto - Menyikapi bencana alam yang terjadi di Lombok NTT, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah mencanangkan Gerakan Unsoed Peduli Lombok. “Kegiatan yang diawali oleh Program Pascasarjana dan Keluarga Alumni Pascasarjana (Kapas) Unsoed ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus sebagai bagian dari program penanaman dan pengembangan karakter kecendekiawanan,” kata Direktur Program Pascasarjana Unsoed, Prof Ir Totok Agung Dwi Haryanto MP PhD, Rabu (29/8/2018). Menurut Ketua 2 Kapas yang juga salah satu panitia Unsoed Peduli Lombok, Dyah Susanti SP MP, program yang berawal dari Posko Bantuan Peduli Lombok ini kemudian berkembang menjadi Gerakan Unsoed Peduli Lombok yang melaksanakan penggalangan bantuan bagi korban bencana gempa Lombok dalam bentuk barang dan dana dari civitas akademika, alumni Unsoed dari berbagai fakultas, berbagai lembaga dan berbagai strata pendidikan. “Penyaluran bantuan di lokasi bencana, dilaksanakan secara terpadu dengan alumni dan relawan,” jelasnya. [caption id="attachment_259199" align="alignnone" width="640"]
Pelepasan Pengiriman Bantuan Unsoed Peduli Lombok oleh Ketua Umum KAPAS Unsoed[/caption] Juru bicara Unsoed Peduli Bencana Lombok, Alief Einstein menambahkan, pada 29 Agustus 2018 hari ini, pukul 10.00, satu armada bantuan yang telah dihimpun dari Unsoed, alumni, dan berbagai lapisan masyarakat telah dilepas secara simbolik oleh Rektor Unsoed, Prof Dr Ir Suwarto MS di halaman gedung Program Pascasarjana Unsoed yang difungsikan sebagai posko Unsoed Peduli Lombok. Armada pertama Unsoed Peduli Lombok dilepas Rektor Prof Ir Suwarto MS, Alumni Faperta Unsoed (1979). Terkirim pula beras Inpago Unsoed 1, Armada kedua dilepas Ketum KAPAS (Keluarga Alumni Pascasarjana Unsoed) Dr Hananto SH MH. Terkirim secara terpisah tenda lengkap dengan tiang besinya bobot total 120 kg. Rencana untuk sekolah sementara. Melibatkan jaringan alumni Unsoed sekitar NTB BALI, telah terbentuk. Sambil menunggu turunnya hujan di lombok Insya Allah akan ditanam Inpago Unsoed 1 yang benihnya sudah siap. Rektor menyambut baik Gerakan Unsoed Peduli Lombok dan berharap agar Unsoed dapat mensosialisasikan dan mengampanyekan Gerakan Unsoed Peduli Lombok kepada publik khususnya civitas akademika Unsoed, alumni dan masyarakat umum agar memiliki solidaritas dan tergerak untuk membantu bagi bencana Lombok. [caption id="attachment_259201" align="alignnone" width="640"]
Paket Bantuan Unsoed Peduli Lombok[/caption] Kepanitiaaan ini juga diharapkan dapat menampung, mengelola, dan menyalurkan bantuan dari civitas akademika dan alumni serta masyarakat umum untuk bencana Lombok. Rektor menegaskan kembali pentingnya gerakan Unsoed Peduli Lombok sebagai bagian dari tanggung jawab Tridharma perguruan tinggi dan karakter kecendikiawan. Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara aktif dalam kegiatan ini. Program Pascasarjana, Kapas Unsoed, Kaunsoed, dan Pusat Mitigasi Bencana Unsoed merupakan unsur yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Alumni Unsoed di Nusatenggara dan sekitarnya yang terhimpun dalam Kaunsoed Bali Nustra secara khusus akan bertindak sebagai posko penyaluran bantuan dan pos kegiatan lanjutan dari Gerakan Unsoed Peduli Lombok. [caption id="attachment_259202" align="alignnone" width="640"]
Pelepasan armada kemanusiaan yang membawa bantuan logistik bagi korban gempa Lombok yang bertempat di halaman Gedung Pascasarjana[/caption] Ketua Umum Keluarga Alumni Pascasarjana Unsoed, Dr Drs Hananto Prasetyo SH MH yang mendapatkan kesempatan untuk melepas pemberangkatan armada kedua bantuan Unsoed Peduli Lombok menyebutkan bahwa sinergisme berbagai unsur sivitas akademika dan alumni diharapkan terus berlanjut dan berkembang, untuk meningkatkan daya dukung dan kontribusi bagi masyarakat. Kegiatan Unsoed Peduli Lombok tidak hanya bersifat sesaat, tetapi akan berlangsung berkelanjutan. Selain menampung dan menyalurkan sumbangan sebagai bentuk tanggap bencana, akan ditindaklanjuti dengan menjalankan program yang berkelanjutan untuk trauma healing, rehabilitasi kesehatan, sosial, dan ekonomi dalam bentuk kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat. Gerakan Unsoed Peduli Lombok diharapkan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya bersama membangkitkan kembali masyarakat Nusa Tenggara sekaligus mengembangkan karakter kecendikiawanan. (*)
Pelepasan Pengiriman Bantuan Unsoed Peduli Lombok oleh Ketua Umum KAPAS Unsoed[/caption] Juru bicara Unsoed Peduli Bencana Lombok, Alief Einstein menambahkan, pada 29 Agustus 2018 hari ini, pukul 10.00, satu armada bantuan yang telah dihimpun dari Unsoed, alumni, dan berbagai lapisan masyarakat telah dilepas secara simbolik oleh Rektor Unsoed, Prof Dr Ir Suwarto MS di halaman gedung Program Pascasarjana Unsoed yang difungsikan sebagai posko Unsoed Peduli Lombok. Armada pertama Unsoed Peduli Lombok dilepas Rektor Prof Ir Suwarto MS, Alumni Faperta Unsoed (1979). Terkirim pula beras Inpago Unsoed 1, Armada kedua dilepas Ketum KAPAS (Keluarga Alumni Pascasarjana Unsoed) Dr Hananto SH MH. Terkirim secara terpisah tenda lengkap dengan tiang besinya bobot total 120 kg. Rencana untuk sekolah sementara. Melibatkan jaringan alumni Unsoed sekitar NTB BALI, telah terbentuk. Sambil menunggu turunnya hujan di lombok Insya Allah akan ditanam Inpago Unsoed 1 yang benihnya sudah siap. Rektor menyambut baik Gerakan Unsoed Peduli Lombok dan berharap agar Unsoed dapat mensosialisasikan dan mengampanyekan Gerakan Unsoed Peduli Lombok kepada publik khususnya civitas akademika Unsoed, alumni dan masyarakat umum agar memiliki solidaritas dan tergerak untuk membantu bagi bencana Lombok. [caption id="attachment_259201" align="alignnone" width="640"]
Paket Bantuan Unsoed Peduli Lombok[/caption] Kepanitiaaan ini juga diharapkan dapat menampung, mengelola, dan menyalurkan bantuan dari civitas akademika dan alumni serta masyarakat umum untuk bencana Lombok. Rektor menegaskan kembali pentingnya gerakan Unsoed Peduli Lombok sebagai bagian dari tanggung jawab Tridharma perguruan tinggi dan karakter kecendikiawan. Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara aktif dalam kegiatan ini. Program Pascasarjana, Kapas Unsoed, Kaunsoed, dan Pusat Mitigasi Bencana Unsoed merupakan unsur yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Alumni Unsoed di Nusatenggara dan sekitarnya yang terhimpun dalam Kaunsoed Bali Nustra secara khusus akan bertindak sebagai posko penyaluran bantuan dan pos kegiatan lanjutan dari Gerakan Unsoed Peduli Lombok. [caption id="attachment_259202" align="alignnone" width="640"]
Pelepasan armada kemanusiaan yang membawa bantuan logistik bagi korban gempa Lombok yang bertempat di halaman Gedung Pascasarjana[/caption] Ketua Umum Keluarga Alumni Pascasarjana Unsoed, Dr Drs Hananto Prasetyo SH MH yang mendapatkan kesempatan untuk melepas pemberangkatan armada kedua bantuan Unsoed Peduli Lombok menyebutkan bahwa sinergisme berbagai unsur sivitas akademika dan alumni diharapkan terus berlanjut dan berkembang, untuk meningkatkan daya dukung dan kontribusi bagi masyarakat. Kegiatan Unsoed Peduli Lombok tidak hanya bersifat sesaat, tetapi akan berlangsung berkelanjutan. Selain menampung dan menyalurkan sumbangan sebagai bentuk tanggap bencana, akan ditindaklanjuti dengan menjalankan program yang berkelanjutan untuk trauma healing, rehabilitasi kesehatan, sosial, dan ekonomi dalam bentuk kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat. Gerakan Unsoed Peduli Lombok diharapkan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya bersama membangkitkan kembali masyarakat Nusa Tenggara sekaligus mengembangkan karakter kecendikiawanan. (*) 




























