Jadi Bos Marta Tilaar Wulan Alami Proses Penggemblengan

Jadi Bos Marta Tilaar Wulan Alami Proses Penggemblengan

Bersama anggota keluarganya, dia bahu-membahu mengembangkan dan mensinergikan perusahaan keluarga yang telah berusia 48 tahun.

Jakarta, Obsessionnews.com - Melanjutkan bisnis keluarga yang sudah mapan dan besar ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Amanah sebagai generasi penerus merupakan tantangan dan kesempatan untuk mengembangkan diri. Sebagai penerus kerajaan bisnis Martha Tilaar Group, putri dari Dr. (H.C) Martha dan Prof. Dr H.A.R Tilaar ini telah berhasil menunjukkan kemampuannya dan mengukir prestasi membanggakan, salah satunya terpilih sebagai Best Achiever in Women Entrepreneur, Women’s Obsession Award 2018. Wulan Tilaar mulai terjun di bisnis keluarga secara profesional sejak tahun 2005. Dia tidak serta merta menempati posisi puncak. Seperti saudaranya yang lain, turut mengalami proses penggemblengan dengan berpindah dari satu divisi ke divisi lainnya. Kini, di usia yang masih terbilang muda, dia mendapat kepercayaan menjabat sebagai vice chairwoman of Martha Tilaar Group. Membuatnya bertanggung jawab mengurus dua unit usaha, yaitu Martha Tilaar Spa dan Puspita Martha International Beauty School. Kini bisnis spa yang dikelolanya telah memiliki 56 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara. Begitu pula dengan Beauty School memiliki 350.000 alumni yang turut berkontribusi memajukan industri kecantikan Indonesia. Dia juga aktif sebagai Ketua Yayasan Warisan Budaya Gombong (Roemah Martha Tilaar), sebuah rumah budaya yang bergerak di bidang People’s Empowerment, Culture and Community Development di kota Gombong, Kebumen, Jawa Tengah. Bersama anggota keluarganya, dia bahu-membahu mengembangkan dan mensinergikan perusahaan keluarga yang telah berusia 48 tahun. PT Martina Berto, Tbk misalnya, salah satu unit usaha Martha Tilaar Group yang bergerak di bidang produksi dan pemasaran merek Sariayu, Caring Colours, BIOKOS, Professional Artist Cosmetic (PAC), Rudy Hadisuwarno Cosmetics, Dewi Sri Spa, Belia, Cempaka, dan Mirabella masih berdiri kokoh menjadi salah satu perusahaan manufaktur kosmetik nasional terkemuka. Sariayu contohnya, selama 33 tahun dipercaya untuk menata rambut dan merias wajah tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), 17 tahun mendukung Jember Fashion Carnaval dan tahun ini terpilih menjadi official makeup untuk opening & closing ceremony perhelatan Asian Games 2018. Senantiasa berinovasi adalah semangat Martha Tilaar Group dalam mengembangkan bisnis ini ke depannya, seperti produk bersertifikat halal, organik, dan safe cosmetics (No Paraben, SLS, Mineral Oil, dan lainnya). Dengan memegang teguh amanah sang bunda, Wulan percaya inovasi maupun peran digital marketing, customer engagement melalui social media, pembaruan produk lama, menjaga tingkat harga maupun selera konsumen, perusahaannya bisa tetap bertahan dan berkibar sesuai misinya Local Wisdom Go Global. (Elly Simanjuntak) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018