Majukan Perusahaan Tambok Parulian Lanjutkan Strategi Digital Banking

Majukan Perusahaan Tambok Parulian Lanjutkan Strategi Digital Banking

“Dengan memberi dukungan penuh ajang Asian Games 2018, kami berharap BNI ke depannya memberi dampak perekonomian bangsa, baik jangka pendek maupun panjang.”

Jakarta, Obsessionnews.com - Berpacu menunjukkan prestasi di tengah dinamika situasi yang serba menantang dan tidak mau ketinggalan mengembangkan teknologi digital di zaman now untuk kemajuan perusahaan menjadi tekad Managing Director Retail Banking Bank Negara Indonesia (BNI) Tambok Parulian Setyawati Simanjuntak. Salah satunya, Bank BNI akan melanjutkan strategi terkait digital banking di paruh kedua tahun 2018 ini dan melakukan proses pengembangan yang bersifat service banking dan open banking. Saat ini, layanan digital branch (e-Branch) sudah terimplementasi di beberapa kota besar, seperti pembukaan rekening dengan teknologi video banking maupun penyetoran tanpa teller. Selain itu, BNI selaku official digital banking partner Asian Games 2018, memberikan berbagai macam transaksi tiket melalui aplikasi digital Your All payment atau YAP, mobile payment dalam bentuk QR code. Demi mendukung kemudahan transaksi pembelian tiket bekerjasama dengan KiosTix. “Aplikasi YAP menghubungkan sistem penjualan tiket dengan sistem pembayaran digital secara online melayani seluruh pembayaran transaksi online, Kartu Kredit BNI, dan BNI Virtual Account. Selain itu, manfaat lainnya adalah mendapat program diskon hingga 72%. Aplikasi YAP terintegrasi dengan tiga sumber pendanaan, yaitu uang elektronik UnikQu, Kartu Debit, dan Kartu Kredit BNI. Dengan memberi dukungan penuh ajang Asian Games 2018, kami berharap BNI ke depannya memberi dampak perekonomian bangsa, baik jangka pendek maupun panjang,”ujar Tambok. Sementara, untuk semester I-2018, BNI berhasil membukukan laba bersih Rp7,44 triliun, naik sebesar 16%, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp6,41 triliun. Kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh kuatnya pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang disertai perbaikan kualitas aset. Pendapatan bunga bersih atau NII tercatat sebesar Rp17,45 triliun, meningkat 13,3% dibandingkan dengan periode sebelumnya Rp15,40 triliun. Selain itu, pendukung pertumbuhan laba bersih BNI adalah realisasi pendapatan non-bunga yang tumbuh 9,1% secara year on year, yaitu dari Rp4,65 triliun pada semester I/2017 menjadi Rp5,08 triliun pada semester I/2018. Pendapatan non-bunga semester I/2018 didorong oleh peningkatan kontribusi komisi dari segmen business banking, antara lain komisi dari pembiayaan perdagangan yang tumbuh 8,7% (yoy) dan komisi dari bank garansi tumbuh 14,3% (yoy). Adapun, sisanya dari peningkatan bisnis konsumer dan ritel, antara lain komisi pengelolaan rekening yang tumbuh 8,6% (yoy), dan komisi dari bisnis kartu berhasil meningkat 7,1% (yoy). (Elly Simanjuntak) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018