2018 Indah SDA Salurkan Bantuan Permodalan ke 5.600 Pelaku UMKM

2018 Indah SDA Salurkan Bantuan Permodalan ke 5.600 Pelaku UMKM
Jakarta, Obsessionnews.com - Komitmen dan ikhtiarnya dalam membantu perempuan Indonesia berdaya, tak perlu disangsikan. Selama empat tahun ini, dia fokus memperluas cakupan bantuan pelaku UMKM dan merangkul para profesional dalam satu wadah. Jauh sebelum terbentuknya Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), ibu empat anak ini sudah aktif merangkul para pelaku UMKM di level menengah ke bawah. Lahirnya PPLIPI menjadi tonggak penguat bersama sejawat perempuannya untuk melestarikan dedikasi dan amanah besar ini. “Pemberian bantuan permodalan kepada UMKM ini sudah menjadi signature dari PPLIPI. Kami adalah ogranisasi perempuan pertama yang memegang komitmen dalam hal ini. Alhamdulillah, setiap tahun jumlah bantuan kepada pelaku UMKM terus berkembang, karena bantuan kawan-kawan pengurus yang mengalokasikan dana secara rutin ataupun bagian dari zakat mereka. Alhamdulillah di tahun ini, kami memperoleh penghargaan duniai dari Museum Rekor Indonesia (MURI) berkat pemberian bantuan permodalan kepada 5.600 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Apresiasi ini menyokong kami untuk terus mengembangkan komitmen besar tersebut,” jelas Indah. Ketika ditelisik karakteristik para pelaku UMKM yang menerima bantuan terbukti tepat sasaran. Misalnya para perempuan yang membantu perekonomian keluarga lewat berjualan nasi uduk, nasi goreng, sayuran, hingga pulsa. “Kami pun tidak hanya berhenti di bantuan permodalan saja, kami fasilitasi juga dengan informasi maupun pelatihan yang meningkatkan kompetensi mereka. Kemampuan bertambah, tetap berkarya di rumah, dan meningkat pula kesejahteraan keluarganya,” tambahnya. Sebagai perwakilan perempuan yang berkarya di luar rumah, Indah mendukung bentuk transformasi positif dalam berbagai bentuk profesi. Di era modern ini, peluang perempuan untuk meningkatkan kualitas diri tidak lagi terhambat oleh isu gender. Dia menilai semakin tingginya kepercayaan masyarakat, karena perempuan dinilai sosok yang ulet dan detail dalam melakukan pekerjaan. Untuk PPLIPI, Indah terus bertekad membangun negeri lewat pemberdayaan perempuan. Menurutnya, perempuan adalah tiang negara. Bersama para pengurus dan 19 komisi di PPLIPI yang telah terbentuk, dia bergerak tanpa lelah untuk meratakan pemberdayaan perempuan di pelosok negeri. Bahkan, ketika ditemui baru-baru ini, dia membentuk PPLIPI Muda. “Maju dan berkembangnya negara kita ke depan salah satu penentunya adalah generasi penerus. Kita telah banyak melihat next generation yang telah memiliki karier cemerlang, andal, berprestasi, mumpuni, maupun berintegritas di bidangnya. Oleh karena itu, saya menginginkan mereka bersatu padu menciptakan karya dan inovasi bersama-sama. Dari sejak dini, mereka dibekali dan kita saling transfer ilmu dan pengalaman. Begitu mereka mendapatkan kesempatan memimpin, tak perlu waktu lama untuk penyesuaian dan berproses,” kata Indah. (Silvy Riana Putri) Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Women’s Obsession edisi Agustus 2018