Haji Perteguh Nilai Kemanusiaan

Haji Perteguh Nilai Kemanusiaan
Makkah - Ibadah haji di Tanah Suci diharapkan mampu memperteguh nilai-nilai kemanusiaan. Sebab, haji tidak hanya membangun dan merawat habluminallah (hubungan kepada Allah) namun juga seyogianya dapat memperkokoh habluminannnas (hubungan sesama manusia). Hal ini mengemuka saat Bincang Santai Pesan-pesan Arafah dengan narasumber Amirul Hajj Dadang Kahmad (PP Muhammadiyah) dan Masduki Baidlowi (Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi). Acara yang dipandu Kabiro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Mastuki ini digelar di Kantor Daker Makkah ‘Al Mabrur’, Kamis (16/8/2018) malam waktu Saudi. Dikutip Obsessionnewsw.com dari situs Kemenag, Sabtu (18/8), dalam kesempatan tersebut Dadang mengemukakan, hanya ibadah haji sajalah yang mampu mengumpulkan jutaan orang dengan beraneka warna kulit dan bahasa yang semuanya dapat saling memahami satu sama lain. Pengertian antarjemaah dari seluruh dunia itu diharapkan dapat menumbuhkan spirit kemanusiaan. “Apa guna kita ibadah khusyuk tapi kanan kiri kita kelaparan?” katanya. Menurut Dadang, Arafah adalah kontemplasi yang akan mendekatkan diri kepada Allah. “Kontemplasi akan melahirkan kesadaran dari mana, sedang apa dan akan ke mana tiap dari kita,” ujarnya. Sementara Masduki menandaskan, nilai-nilai kemanusiaan itu dapat dipetik salah satunya melalui kesadaran di Arafah terdapat Jabal Rahmah, bertemunya Adam dan Hawa. “Pertemuan inilah yang kemudian melahirkan peradaban manusia,” ujarnya. Dadang dan Masduki juga sepakat agar jemaah pada saat di Arafah lebih banyak berada di dalam tenda untuk salat, zikir dan bermuhasabah. “Kuncinya manajemen waktu yang baik, dan beribadah secara cerdas. Karena di Tanah Suci inilah, nilai ibadah dilipatgandakan karena keistimewaan ruang dan waktu,” kata Masduki. Ia menambahkan, mereka yang meraih kemabruran akan terlihat dengan perubahan orientasi kehidupan pascahaji. “Perubahan itu ditandai dengan yang semula cenderung duniawi, sekarang lebih memikirkan ukhrawi,” tegasnya. (red/arh)   Baca juga:Menag Beberkan 10 Inovasi Penyelenggaraan Haji 2018Armuzna Siap 100 Persen Ditempati Jemaah Haji IndonesiaSurvei Haji, Kemenag Kirim Peneliti ke SaudiFormula 5-5-3, Kunci Keberhasilan Penyelenggaraan HajiBukan Termasuk Wajib Haji, Pemerintah Tidak Fasilitasi Tarwiyah