Para Senator AS Protes Pernyataan Trump dalam KTT NATO

Pernyataan Presiden Amerika Serikat dalam KTT Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) membangkitkan protes sejumlah anggota Senat negara ini. Menurut laporan situs The Hill, Ellizabeth Warren, senator negara bagian Massachusetts di Senat Amerika Serikat mengritik pernyataan Donald Trump, Presiden Amerika di KTT NATP hari Rabu (11/7) di Brussels, dengan mengatakan, meskipun sering mengritik negara-negara anggota NATO di KTT Brussels, Trump tampaknya sangat senang membantu Presiden Rusia Vladimir Putin. Chris Murphy, senator negara bagian Connecticut juga mengatakan, Trump telah menyebar benih perselisihan di Eropa, sebuah langkah yang hanya menguntungkan Rusia. Mark Warner, senator negara bagian Virginia di Senat Amerika Serikat mengulangi pernyataan Senator Warren dan Murphy dalam pesan Twitternya menulis, langkah Trump tepat seperti yang diinginkan oleh Putin. Presiden Amerika Serikat hari Rabu dan di hari pertama KTT NATO di Brussels mengritik negara-negara anggota pakta pertahanan ini dan meminta mereka agar segera menambah anggaran militernya. Diancam Trump, Para Pemimpin NATO Gelar Pertemuan Darurat Para pemimpin negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengadakan pertemuan darurat dan tertutup pada hari Kamis (12/7/2018) setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanannya. Seperti dilansir kantor berita DPA Jerman, beberapa pejabat mengatakan Presiden Trump pada KTT NATO mengancam akan meninggalkan organisasi ini. Trump selama berada di Brussels mengancam akan keluar dari NATO jika para pemimpin Eropa tidak mengalokasikan 2 persen dari produk domestik brutonya untuk biaya pertahanan. Setelah ancaman itu, para pemimpin NATO meminta perwakilan Ukraina dan Georgia – yang belum menjadi anggota – untuk meninggalkan ruang pertemuan karena mereka akan membahas ancaman Trump secara tertutup. Menurut dua sumber diplomatik, Trump telah meminta Jerman, Spanyol dan Belgia untuk mempercepat pengumuman penambahan anggaran militer oleh mereka. Sebelum ini, Trump dalam surat terpisah kepada beberapa pemimpin NATO, menuduh mereka tidak memenuhi komitmennya terkait alokasi dana 2 persen dari produk domestik bruto untuk anggaran pertahanan. (ParsToday)





























