Ini Cara Komplotan Rampok Bobol Pegadaian

Jakarta, Obsessionnews.com - Jajaran Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) telah membekuk komplotan perampok yang kerap mengasar kantor pegadaian. Komplotan perampok tersebut berjumlah lima orang. Kelima pelaku pembobol kantor pegadaian yang ditangkap PMJ itu adalah R, Ha, Iw, D, dan AS. "Kelima orang itu memiliki peran masing-masing saat beraksi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu (26/5/2018). Berikut cara mereka membobol kantor pegadaian. Kawanan ini kerap menyasar pegadaian yang lokasinya berdempetan dengan ruko atau toko yang dikontrakkan. Setelah mereka mengontrak ruko atau toko tersebut, komplotan ini memilih hari pada saat akhir pekan untuk melaksanakan aksinya. “Karena karyawan dan penjaga di perusahaan gadai tersebut libur,” jelas Argo. Ha bertugas menyiapkan semua peralatan untuk melakukan aksi pencurian dan menyewakan rumah. Kawanan ini diketuai oleh R (38) yang juga berperan sebagai kapten. R bertugas mengebor dan menjebol tembok bagian belakang Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Masuk ke dalam TKP dan melakukan aksi pencurian, mencabut dan merusak CCTV yang ada di TKP,” beber Argo. Iw (39) dan AS, berperan mengebor dan menjebol tembok bagian belakang TKP, menjebol brankas, dan mengambil barang-barang berharga. “D (38) berperan memantau situasi di depan lokasi TKP dan yang menjual barang hasil kejahatan. Lalu AS berperan sama dengan Iw,” ungkapnya. Akhirnya komplotan ini bisa dihentikan oleh polisi pada Selasa (22/5). Mereka semua bisa ditangtkap polisi. “Pelaku R, kami terpaksa tembak, karena melakukan perlawanan dan tewas,” katanya. Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti dari mereka berupa satu senjata api, 10 buah peluru kaliber 9 mm, lima buah tabung oxygen gas, satu buah tabung gas elpiji, 10 buah obeng panjang, satu buah golok, dan dua buah mesin bor. (Poy)





























