Turki Tarik Dubesnya dari Israel dan AS

Pemerintah Turki, Senin (14/5/2018) menarik duta besarnya di Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel sebagai bentuk protes atas kejahatan Israel di Jalur Gaza dan pemindahan kedutaan besar Amerika dari Tel Aviv ke Al Quds.
Fars News (14/5/2018) melaporkan, pemerintah Ankara mengumumkan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat tertindas Palestina. Rencananya pemerintah Turki akan melakukan negosiasi dengan para dubesnya terkait peristiwa terbaru yang terjadi di Palestina. Turki juga mendesak digelarnya sidang luar biasa Organisasi Kerjasama Islam, OKI untuk membahas masalah Palestina. Di sisi lain, Afrika Selatan, Senin (14/5/2018) malam memprotes kejahatan Israel di Jalur Gaza dan menarik dubesnya dari Tel Aviv. Rakyat Palestina di Gaza, Senin menggelar demonstrasi memprotes peresmian kedubes Amerika di Al Quds, yang bertepatan dengan Hari Nakba. Hingga saat ini, 58 warga Palestina gugur syahid di tangan aparat keamanan Israel dan lebih dari 2000 lainnya terluka dalam demonstrasi itu. Amerika tetap memindahkan kedubesnya ke Al Quds meski Majelis Umum PBB pada 21 Desember 2017 telah merilis resolusi mendukung Al Quds dengan 128 suara setuju. Berdasarkan resolusi itu, PBB tidak mengakui Al Quds sebagai ibukota Israel. (ParsToday)




























