KNPI Jatim Dukung Polri Berantas Terorisme

KNPI Jatim Dukung Polri Berantas Terorisme
Surabaya, Obsessionnews.com - Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur (Jatim) Ahmad Fajar Ridwan Hisjam menyampaikan belasungkawa kepada lima polisi yang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kepala Dua Depok, Jawa Barat, beberapa hari yang lalu. KNPI menyatakan dukungan penuh terhadap Polri dalam memberantas terorisme. "Kami dari KNPI Jatim turut belasungkawa atas kematian lima anggota polisi. Mereka adalah orang telah banyak memberikan jasa untuk negeri ini dalam mengawal tegaknya NKRI," ujar Fajar, di Surabaya Jumat (11/5/2018). Fajar menuturkan, terorisme sekarang ini telah menjadi ancaman serius yang bisa mengganggu keamanan dalam kehidupan bangsa Indonesia yang dilandasi Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu penanganan terorisme harus lebih ditingkatkan dan dipertegas agar paham ini tidak menjangkiti jiwa masyarakat Indonesia. "Ini memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi kami yakin BNPT di bawah naungan Polri bisa melakukan itu dengan baik. KNPI sendiri siap mendukung pemberantasan terorisme melalui upaya pencegahan di masyarakat, karena pemberantasan terorisme harus dilakukan sampai ke akar-akarnya," jelasnya. KNPI Jatim sendiri berupaya membekali masyarakat dengan berbagai program yang bisa mengurangi potensi meluasnya gerakan radikalisme. Misalnya, dengan mengajak masyarakat untuk mengikuti berbagai pelatihan wirausaha. Kemudian mengajak masyarakat untuk ikut pelatihan Bela Negara, dan juga pelatihan di Lembaga Ketahanan Nasional. "Dukungan yang paling mudah adalah tidak saling menyalahkan aparat keamanan dalam melakukan pemberantasan terorisme. Namun kita juga harus ikut mengajak masyarakat untuk lebih bisa menanamkan rasa cinta air dengan berbagai hal positif. Misalnya, kalau di KNPI kita akan akan ada program pelatihan wirausaha, pendidikan Bela Negara, dan pelatihan di Lemhanas," jelasnya. Margaretha Srijaya selaku Sekretaris Jenderal KNPI Jatim menambahkan, bahwa sebenarnya Indonesia mempunyai benteng ideologi bangsa yang perlu dijaga dan diperkuat dalam memghadapi ancaman tersebut. Benteng itu adalah Pancasila. Hakikat Pancasila itu didalamnya kata dia, termaktub bahwa semua warga negara harus bersedia saling mengakui dan saling menghormati serta saling menerima perbedaan suku agama dan sama-sama menyadari sebagai manusia ciptaan tuhan. Untuk itulah, Margaretha mengajak masyarakat untuk menanamkan rasa nasionalisme dengan cara memperdalam ilmu dengan membaca buku atau kegiatan positif lain yang dapat membangkitkan rasa persatuan agar dapat tercipta kembali rasa persatuan dan kesatuan. Selain itu budaya lokal juga perlu kembali digalakkan. "Saya lihat jiwa gotong royong yang dulu sangat kuat dimiliki masyarakat Indonesia mulai luntur. Padahal gotong royong itu adalah salah satu perwujudan nilai Pancasila. Dan sangat efektif untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dalam rangka menangkal radikalisme yang merasa benar sendiri," ujarnya. Diketahui Fajar baru saja terpilih sebagai Ketua Umum KNPI Jatim dalam Musyarawah Daerah yang berlangsung di Surabaya, Rabu (9/5/2018). Fajar terpilih secara aklamasi. Selain aktif di KNPI putra anggota Fraksi Partai Golkar di DPR Ridwan Hisjam ini, juga aktif di berbagai organisasi. Fajar saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua AMPI Jatim, dan pengurus DPD Partai Golkar Jatim. (Albar)