Laporan Kasus Anak Meninggal di Monas Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jakarta, Obsessionnews.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis telah membentuk tim gabungan untuk mengungkap penyebab kematian dua bocah berinisial MJ dan AR, yang diduga meninggal setelah melakukan antrian pembagian sembako di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/4/2018). Selang beberapa hari kejadian itu, Komariah, ibu korban MR, yang didampingi kuasa hukumnya, M Fayyad, melaporkan ketua pantia Forum Untukmu Indonesia Dave Santosa atas dugaan kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya MR, Rabu (2/5). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, laporan Komariah (49) dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. "Pelimpahan ini sesuai hasil koordinasi antara pihak Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/5). Fayyad mengatakan, kematian MR sangat mengguncang jiwa Komariah. MR merupakan anak Komariah paling kecil yang tak pernah terpisah darinya. MR diketahui mengalami down syndrome sehingga membutuhkan perhatian lebih dari Komariah. Adapun suami Komariah juga telah meninggal dunia. Seperti diketahui, Komariah (49) pingsan usai melaporkan Ketua Panitia Penyelenggara Forum Untukmu Indonesia, Dave Revano Santoso, yang menggelar bagi-bagi sembako di Monas. MRS (10), anak Komariyah, meninggal diduga karena terinjak-injak saat ikut mengantre sembako dalam acara Forum Untukmu Indonesia di Monas pada Sabtu, 28 April 2018 lalu. Komariah pingsan saat pengacara Muhammad Fayyad memberikan keterangan pers kepada awak jurnalis usai laporannya diterima Bareskrim Mabes Polri. Saat itu, langsung saja anak yang ikut menemani menangkap Komariah yang tepat berada di belakangnya. Komariah langsung di bawa ke ruang balai wartawan yang memang dekat dengan halaman depan kantor Bareskrim Mabes Polri. Saat digotong masuk ke dalam ruang balai wartawan, Komariah berteriak histeris menyebut nama anaknya yang meninggal itu. (Poy)





























