Wakapolri Dalami Polda Metro Jaya Tolak Laporan PSI

Wakapolri Dalami Polda Metro Jaya Tolak Laporan PSI
Jakarta, Obsessionnews.com - Polda Metro Jaya sempat menolak laporan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap oknum massa berkaos #2019GantiPresiden terhadap ibu dan anak berkaos #DiaSibukKerja saat Car Free Day (CFD) beberapa hari lalu. Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol Syafruddin mengaku akan akan mendalami alasan Polda Metro Jaya menolak laporan PSI tentang dugaan intimidasi sekelompok masyarakat berkaos #2019GantiPresiden tersebut. "Nanti didalami," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5/2018). Dia menilai, seharusnya pada saat itu Polda Metro Jaya menerima laporan tersebut. "Seharusnya diterima saja. Semua laporan itu mau benar atau salah itu diterima," ujar Syafruddin. Dia menjelaskan bahwa sebuah tindakan persekusi melanggar hukum. "Ya kalau persekusi itu pelanggaran hukum," jelasnya. Dia menambahkan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal wajar. "Tapi jangan berbeda pendapat terus ada reaksi fisik, tidak boleh," tegasnya. Seperti diketahui, Pihak Polda Metro Jaya menolak laporan Pengurus PSI terhadap oknum massa yang mengenakan atribut "#GANTIPRESIDEN2019" terhadap ibu dan anak yang menggunakan atribut "#DIASIBUKKERJA" saat acara hari bebas berkendaraan. Hal itu dikarenakan petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya belum mengeluarkan laporan polisi lantaran terdapat kekurangan barang bukti. (Poy)