Pembenaran 5 Detik

Pembenaran 5 Detik
Oleh: Budi Rahardjo, Dosen Teknik Elektro ITB   Sebenarnya yang kita cari dalam berdiskusi atau debat adalah pembenaran, bukan kebenaran. Kita mencari apa atau siapa yang dapat mendukung atau membenarkan pendapat kita. Kita mencari persetujuan. Itu pula yang terjadi di media sosial. Kita mencari pembenaran atau persetujuan dari orang-orang dalam bentuk “like” (atau sejenisnya). Bagaimana orang bisa memberikan persetujuan dengan akal sehat kalau dia baru membaca (atau melihat) tulisan kita dan 5 detik kemudian menyatakan setuju dengan memberikan “like”? Coba cek, berapa waktu yang kita butuhkan untuk memberikan “like” di media sosial? Jadi jangan dulu senang kalau banyak yang menyukai (like) tulisan atau foto Anda. Secara 5 detik gitu lho.