Priyo Budi Santoso Jadi Sekjen Partai Berkarya

Jakarta, Obsessionnews.com - Mantan Wakil Ketua DPR yang juga politisi senior Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, dikabarkan akan diangkat menjadi Sekjen Partai Berkarya. Diangkat Priyo sebagai Sekjen merupakan strategi untuk mengangkat electoral partai. "Calon sekjen kami yang baru Priyo Budi Santoso dan salah satu strategi kami mengangkat electoral 0,3 persen jadi minimal 7 persen di Jatim," kata Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018). Dia mengatakan, secara de facto Priyo telah diangkat menjadi Sekjen dan tinggal menunggu pengesahannya secara de jure dari Kementerian Hukum dan HAM. Perombakan kepengurusan ini dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. "Secara de jure kita menunggu SK Menkum HAM yang akan rilis secara resmi dan sampaikan ke seluruh kader khususnya di Jawa Timur. Kita minta segera bekerja karena untuk pemenangan Ibu Khofifah selaku calon yang didukung oleh Ketua Umum kami. Kami juga ingin memanaskan mesin kami dalam rangka menghadapi Pemilu 2019," jelasnya. Ia mengungkapkan, masuknya Priyo merupakan ajakan dari Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto. Keduanya dianggap punya hubungan kedekatan saat Tommy masih berada di Partai Golkar. Bahkan mereka sering ketemu dan berkomunikasi guna membahas isu-isu politik. "Setelah ada kendaraan, teman-teman yang punya visi misi besar untuk bangsa ini bergabung di bawah komando Pak Tommy," ujarnya. Priyo, menurut Badaruddin, adalah tokoh muda dan berpengalaman, di mana sebelumnya berkecimpung di Partai Golkar. "Dia dari suku Jawa dan sementara target kita untuk menangkan partai ini di Pulau Jawa, di mana suara basis massa banyak di Pulau Jawa. Beberapa kriteria lainnya tentunya Pak Tommy lebih tahu," jelasnya. Saat ini Partai Berkarya masih melengkapi kepengurusan dari pusat sampai daerah setelah dilakukan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kepengurusan ini disesuaikan dengan kebutuhan dalam menghadapi Pemilu 2019 agar bisa melewati ambang batas parlemen 4 persen. Pengurus yang direkrut ialah politisi yang telah cukup pengalaman di partai yang sudah ada dan juga kalangan profesional. "Pengurus kita agak ramping sedikit. Nanti akan dibentuk pokja-pokja. Kemudian akan dibentuk ormas-ormas otonom, sayap-sayap (partai). Kita terbuka. Bukan hanya dari partainya Mas Priyo tapi juga partai lain," jelasnya. (Albar)





























