Cak Rusdi Wartawan Pembela Kebenaran

Jakarta, Obsessionnews.com - Wartawan senior dan penulis, Rusdi Mathari atau sering di sapa Cak Rusdi meninggal dunia karena penyakit kanker yang dideritanya pada Jumat (2/3/2018) pagi. Rusdi dimakamkan siang harinya di TPU Srengseng Sawah, Jakarta. Meninggalnya Cak Rusdi meninggalkan kisah yang mendalam bagi keluarga maupun bagi teman-teman dan sahabatnya. Seperti dikisahkan oleh sahabat kental almarhum Cak Rusdi, yakni Chanang. Dia mengaku pertama kali kenal Cak Rusdi pada tahun 1992, saat itu almarhum baru masuk kuliah di Kampus Tercinta, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. "Saat itu di koridor kampus LA 32 itu aku wawancarai cak Rus untuk Majalah kampus," ujar Chanang kepada Obsessionnews.com, Jakarta, Jumat (2/3). Seiring jalannya waktu mereka berdua berteman, sampai mereka memutuskan untuk ngekos bareng. "Dan beberapa tahun ngontrak rumah bareng," ungkap Chanang. Dia mengungkapkan, Cak Rusdi merupakan teman yang baik. "Bahkan kami akhirnya sudah seperti saudara," katanya. "Kami saling kenal dengan keluarga, Cak Rusdi dekat dengan keluargaku di Batu, dan aku dekat dengan keluarganya di Situbondo," tambahnya. Semasa kuliah dulu, mereka berdua lalui masa muda dalam situasi susah dan senang bersama. Satu pengalaman yang paling berkesan adalah saat mereka berdua sowan ke rumah wartawan senior Mochtar Lubis. "Disitu kami dinasehati (Mochtar Lubis) supaya kalau mau jadi wartawan, jadilah wartawan yang benar, yang membela kebenaran. Kalau nga bisa, lebih baik nga usah jadi wartawan," beber Chanang. Dan Chanang pun mengatakan, bahwa Cak Rusdi adalah wartawan yang mampu membela kebenaran, juga seorang pembela yang lemah. (Poy)





























