Kecelakaan Proyek Konstruksi, Menteri Rini Tunggu RUPS?

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam kurun waktu kurang dari setahun tercatat ada lebih dari 10 proyek infrastruktur yang mengalami kecelakaan konstruksi. Semuanya mengakibatkan sejumlah korban jiwa maupun luka-luka. Ambruknya kepala tiang di proyek jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Pandjaitan, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (20/2/2018), telah menyadarkan pemerintah bahwa proyek-proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan perlu dievaluasi. Seperti diketahui, sebagian besar proyek kontruksi tersebut didominasi oleh kontraktor atau garapan sejumlah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya.Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan akan menunggu hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk merestrukturisasi direksi BUMN Karya. RUPS tersebut kemungkinan akan digelar pada Mei 2018 mendatang.“Belum RUPS. Sabar," ucap Rini di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018). Pemerintah juga telah menugaskan konsultan independen untuk melakukan evaluasi. Fungsi utama tim tersebut yakni memastikan agar seluruh proyek konstruksi dilaksanakan sesuai standar keamanan terbaik sekaligus menjaga agar setiap tahapan pengerjaan proyek dilaksanakan dengan baik, prudent, dan aman.“Ini memastikan telah dipatuhinya regulasi dari Kementerian Teknis terkait, yaitu Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan," katanya. Bersamaan dengan adanya evaluasi terhadap direksi dan pengerjaan kontruksi sejumlah proyek, pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara pengerjaan semua proyek layang (elevated) dalam jangka waktu dua hingga tiga minggu ke depan. (Popi)





























