Anggap Kriminal Biasa Penganiayaan Ustaz, Kapolri Diprotes!

Anggap Kriminal Biasa Penganiayaan Ustaz, Kapolri Diprotes!
Jakarta, Obsessionnews.com – Akibat menganggap semua kasus yang berhubungan dengan pemuka dan tokoh agama adalah kasus kriminal biasa, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian diprotes oleh mantan Menteri Dalam Negeri Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, bahwa semua kasus yang berhubungan dengan pemuka dan tokoh agama adalah kasus kriminal biasa. Rata-rata antara pelaku dan korban sudah saling mengenal. "Kasusnya kita lihat, lebih pada penganiayaan biasa, ada juga yang kriminal, pembunuhan terjadi. Nah, di beberapa tempat juga, di Jakbar ada kasus pengeroyokan yang korbannya enggak jauh saling mengenal dengan tersangka, sekelompok anak muda, kebetulan juga korbannya tokoh agama," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Senin 12 Februari 2018. “Kriminal biasa??? Tolong jangan Rakyat yang sudah merdeka 72 tahun masih dianggap bodoh.Jika belum bisa diungkap, lebih baik diam. Kembalilah jadi Polri yang pintar dan punya idealisme, yang loyalitas tertingginya kepada nasib Rakyat,” protes Syarwan Hamid dalam pernyataannya, Rabu (14/2/2018). “Karenanya jangan takut dengan tekanan apapun dan dari manapun. Jangan khianati reputasi Polri. Jika pilihan sikap Kalian benar, maka Anda akan jadi "Hero" di mata Rakyat, jauh lebih mulya dari pada hero di mata Penguasa,” kritiknya pula. Syarwan pun menengarai ada pihak kekuasaan yang menekan Kapolri dalam kasus ‘kriminalisasi’ Habib Rizieq Shihab (HRS) dan ulama lainnya. “Kami menduga dalam kasus HRS, Lais kodat dan lainnya, Kalian (Polri) mendapat ‘tekanan’ berat. Coba Istikharah untuk mendapat pilihan yang tepat!” seru jenderal senior TNI. (Red)