Siapa Dalang Orang Gila?

Kalau dikumpulkan ulama pro 212, koruptor, politisi pro kodok, polisi pro kodok dan orang gila. Siapa yang diserang orang gila? Semuanya! Kenapa? Ya karena orang gila tidak memilih. Hanya orang pura-pura gila atau setengah gila yang bisa memilih sasaran serangnya. Yang lebih gila dan biadab, jelas orang mengarahkan orang pura-pura gila atau setengah gila ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Dan yang paling super biadab adalah pemerintah dan aparat keamanan yang tenang-tenang saja ketika orang gila, orang pura-pura gila dan atau setengah gila berkeliaran di ruang publik menyerang, memukuli, membacok, bahkan membunuh. Dulu orang gila yang berkeliaran segera diringkus karena khawatir mengganggu ketertiban publik. Kini orang gila menyerang di sana sini, bahkan sudah membunuh. Pemerintah dan aparat tampaknya masih tidak resah. Buktinya? Ya tidak ada pernyataan apapun. Padahal cuma kartu kuning yang tidak membuat lecet siapapun dikomentari panjang lebar. Padahal Aksi Bela Islam yang tidak membuat luka siapapun dihadang habis-habisan dan dituding segala macam hal. Orang gila yang melakukan penganiayaan, membuat bacokan, pukulan linggis, kematian, tak dikomentari sedikitpun. Kenapa? Apakah ini sebuah skenario? Patut diduga ini bukan orang gila dan sasarannya memang tokoh agama. Siapa yang posisinya saat ini sangat benci dengan para tokoh agama? Siapa dalang di belakang ini semua? (Teuku Gandawan, Alumni ITB)





























